Seribu Rumah Tak Layak Huni Akan Direnovasi Pemkab Malang

Jumat, 5 April 2013 - 09:01 WIB • Dibaca 509 kali

ILUSTRASI – Foto: republika.co.id

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Pemerintah Kabupaten Malang dalam beberapa tahun terakhir ini terus mengebut program bedah rumah yang tidak layak huni karena jumlahnya masih cukup besar, yakni mencapai 30.300 unit.

Baca Juga

“Untuk tahun ini program bedah rumah di Kecamatan Poncokusumo sebanyak 1000 unit lebih. Poncokusumo dinilai lebih siap, mulai dari usulan, data dan jumlah rumah tak layak huni yang mencapai lebih dari seribu unit,” kata Kepala Kantor Perumahan Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Jumat.

Jumlah keseluruhan rumah di wilayah Kabupaten Malang mencapai 667.390 unit dan yang masuk kategori tidak layak huni sebanyak 30.300 unit karena tidak memenuhi standar kriteria rumah sehat.

Wahyu Hidayat menjelaskan, kriteria rumah tidak layak huni tersebut di antaranya adalah lantainya terbuat dari tanah, dinding rumah tidak permanen, atap rumahnya bocor, dan kondisinya sudah hampir roboh (reot). Beberapa wilayah yang sebagian besar rumah warganya masuk kategori tak layak huni itu berada di Kecamatan Kasembon, Ngantang, Pujon, Karangploso, Bantur, Tirtoyudo, Ampelgading, Singosari, Donomulyo, Tumpang, Poncokusumo serta Wajak.

Menyinggung anggaran untuk renovasi rumah tak layak huni tersebut Wahyu mengatakan, berasal dari Kementerian Perumahan Rakyat Kemenpera) melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Anggaran yang diajukan sebesar Rp7,5 juta/rumah atau naik Rp1,5 juta/rumah jika dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp6 juta/rumah. Ia mengakui, banyaknya rumah yang tidak layak huni tersebut bukan berarti penanganannya akan tuntas 30 tahun mendatang dengan asumsi setiap tahun ada 1000 rumah yang direnovasi, sebab akan dilakukan berbagai upaya untuk mempercepat penyelesaiannya.

“Kami akan berupaya mempercepat penyelesaian program bedah rumah yang tidak layak huni ini, bahkan warga yang belum memiliki rumah pun juga kami pikirkan, seperti membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa),” ujarnya.

Wahyu mengaku jika dalam waktu dekat ini rusunawa tersebut segera dibangun di kawasan Singosari yang anggaran pembangunannya juga dibantu dari Kemenpera. “Sekarang amsih dalam proses pematangan konsep dan lahannya,” tegas Wahyu.

Secara nasional program bedah rumah itu tersebar di 1.700 kecamatan dan rumah yang bakal dibedah mencapai 250 ribu unit dengan anggaran sebesar Rp1,5 triliun.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Iwan Kurniawan
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs