Peni Pamitan Saat Ultah Kota Malang

Selasa, 2 April 2013 - 08:17 WIB • Dibaca 473 kali

Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Peringatan HUT Ke 99 Kota Malang kemarin berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Wali Kota Malang, Peni Suparto dan Wawali Bambang PU bikin haru peserta upacara. Pasangan pemimpin dua periode itu pamitan kepada publik kota pendidikan ini menyusul masa jabatannya segera berakhir.

Baca Juga

Usai memimpin upacara, Inep, sapaan akrab Peni Suparto tak langsung kembali ke tempat duduk yang disiapkan protokoler. “Saya minta waktu,” pintanya kepada pembawa acara.

Mantan anggota DPR RI itu lalu mengajak Wawali Bambang PU. Didampingi istri masing-masing, dua pemimpin yang kompak menjabat selama 10 tahun itu pun pamitan di depan ribuan orang.

“Ini upacara (HUT Kota Malang) terakhir saya dengan Pak Bambang,” pamit Inep. Semua peserta upacara langsung terdiam. Ribuan mata, mulai dari barisan pasukan upacara dan undangan yang duduk di tenda pun memandang dua Inep dan Bambang.

Sesaat semua terpaku, Inep meyakinkan bahwa ia akan tetap hadir pada setiap upacara HUT Kota Malang. “Karena itu, pada ulang tahun pada tahun-tahun yang akan datang, saya selalu hadir. Walau seandainya tidak mendapat undangan, saya dan Pak Bambang akan hadir dan berteduh dibawah pohon yang rindang sebagai tanda cinta saya yang besar untuk Kota Malang,” katanya disambut riuh gemuruh tepuk tangan.

‘’Saya akan bersama Pak Teddy (Kapolres Malang Kota AKBP Teddy Minahasa Putra) walaupun sudah jadi Kapolri, Mas Iwan Budianto, Mas Agoes (Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim, Ir Agoes Soerjanto) akan hadir di upacara,’’ sambungnya diikuti tepuk tangan peserta upacara.

Tiga nama yang disebut Kapolres Malang Kota AKBP Teddy Minahasa Putra, Iwan Budianto dan Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim, Ir Agoes Soerjanto yang duduk di tempat undangan VIP tersenyum mendengar ucapan itu.

Inep lalu menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat Kota Malang atas kebersamaan yang sudah dibangun selama masa kepemimpinannya. “Disaat kalau sudah tidak menjabat, saya harap untuk selalu bertegur sapa. Saya akan ajak minum kopi di alun alun,” ucapnya.

Ya, kemarin merupakan upacara HUT Kota Malang terakhir untuk kepemimpinan Inep dan Bambang. Duet politisi karir itu akan mengakhir masa jabatannya pada September mendatang.

“Yang saya sampaikan tadi merupakan isi hati dan komitmen saya,” ucapnya usai upacara. Sesi foto bareng Inep dan Bambang pun tak terlewatkan. Mulai dari para pejabat setingkat kadis hingga lurah, anak sekolah dan pegawai pemkot pun mewarnai akhir upacara di halaman depan balai kota.

Ulang tahun ke 99 Kota Malang kemarin juga memiliki makna tersendiri bagi Inep. Menurut dia, angka 9 (99) merupakan angka paling konsekuen. “Artinya dalam hal apapun, Kota Malang harus selalu konsekuen,” kata mantan dosen IKIP Negeri Malang ini.

Sementara itu, tokoh pemuda Ir R.Agoes Soerjanto berharap agar Kota Malang diusia hampir genap satu abad ini dapat terus mengalami perkembangan dan kemajuan pesat dalam semua hal.

‘’Tidak saja secara fisik misalnya ditandai pembangunan gedung,mall dan sebagainya.Tetapi juga secara material termasuk menyangkut kesejahteraan, perekonomian masyarakat dan sebagainya,’’ papar Ketua PD XIII GM FKPPI Jatim ini.

Kepada Malang Post, ia menyatakan begitu banyak potensi dimiliki Kota Malang yang harus terus ditingkatkan. Diantaranya dalam bidang olahraga, kesenian, kepemudaan, pariwisata dan sederet potensi besar lainnya. Hal tersebut juga ditandai dengan banyaknya komunitas yang mewadahi berbagai potensi tersebut.

‘’Ini semua harus terus dipacu perkembangannya agar Kota Malang dapat semakin mencapai kemajuan dalam berbagai hal.Sekaligus menambah ikon Kota Malang y ang selama ini sudah dikenal sebagai slogan Tri Bina Cita-nya,’’ tegas Agoes Soerjanto.

Satu hal lain sangat menggembirakan pria asli Ngalam ini adalah situasi di Kota Malang selama ini berhasil selalu kondusif. Hal tersebut dinilainya berkat kekompakan seluruh komponen dan elemen masyarakat di Bumi Arema. Mulai dari jajaran TNI, Polri, GM FKPPI, seluruh komponen dan elemen masyarakat,ormas,organisasi pemuda dan sebagainya selalu bersatu padu. Sehingga Kota Malang selalu aman dan kondusif.

‘’Berbagai hal yang sudah bagus seperti ini harus dapat terus ditingkatkan lagi. Dengan demikian Kota Malang di usia 99 tahun dapat semakin maju dalam semua hal.Tak kalah penting adalah masyarakatnya juga harus terus mencapai kesejahteraan yang lebih meningkat dari sebelumnya,’’ demikian Agoes Soerjanto.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs