Anggota Koperasi SBW Gelar Istighatsah Doakan Sidang di MK

Rabu, 20 Maret 2013 - 18:03 WIB • Dibaca 642 kali

Anggota Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) sedang berdoa – Foto: lensaindonesia.com

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Ratusan anggota Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Kota Malang, Jawa Timur, menggelar istighatsah untuk mendoakan utusan yang mewakili koperasi lancar dalam menjalani persidangan perdana di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan terhadap Undang-undang No 17/2012 tentang Koperasi.

Baca Juga

Istighatsah yang digelar di halaman Kopwan SBW Malang itu juga diikuti oleh ratusan anggota Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur (Puskowanjati) serta beberapa tokoh lintas agama.

Menurut Ketua II Koperasi SBW Isminarti Tarigan, Ketua Umum Puskowanjati Sri Untari yang mewakili beberapa lembaga koperasi di Jatim menjalani sidang pertama uji materi di MK atas gugatan pada Menteri Koperasi Syarief Hasan terkait UU Nomor 17/2012.

“Kami berdoa bersama dengan para tokoh lintas agama dan anggota koperasi ini agar sidang perdana yang dihadapi oleh wakil kami di MK bisa lancar dan hasilnya juga positif. Semoga majelis hakim yang memimpin jalannya sidang juga diberikan hidayah dan kearifan untuk mengabulkan gugatan kami,” katanya, Rabu (20/03/2013).

Gugatan atas UU No 17/2012 itu terpaksa diajukan karena UU Koperasi yang baru dinilai sudah tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar koperasi, yakni kekeluargaan. Dalam UU koperasi yang baru seolah-oleh membentuk koperasi menjadi perusahaan yang prokapitalisme.

Ia mengemukakan, koperasi wanita di Jatim sepakat untuk menggunakan hak konstitusinya menolak UU nomor 17 tahun 2012 tersebut. “Hati kami semua sekarang sakit, karena kami merasakan bagaimana susahnya membesarkan sebuah koperasi,” ujar Isminarti.

Isminarti mengaku, pada awal-awal pembahasan pihaknya sudah dimintai masukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, namun faktanya, masukan tersebut hanya diabaikan, bahkan ketika penetapan juga tidak diajak bicara.

Ratusan peserta istighatsah yang dipimpin Hj Munawaroh bagi yang beragama Islam dan non-muslim dipimpim oleh Romo Eko Atmono itu banyak yang terisak-isak mengingat perjuangannya yang penuh tantangan untuk membesarkan sebuah koperasi.

“Setelah koperasi ini besar dan mampu membantu masyarakat luas, tiba-tiba harus diubah Undang-undangnya yang justru mengarah pada kapitalis dan mengabaikan kebersamaan sebagai ciri dan prinsip dasar koperasi,” kata umami, salah seorang peserta istighatsah. Gugatan terhadap UU Nomor 17 Tahun 2012 itu dimasukkan ke MK pada 23 Februari.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs