Pemain Liga IPL Berharap Disamakan Dengan ISL

Selasa, 19 Maret 2013 - 16:56 WIB • Dibaca 203 kali

ILUSTRASI – Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Dileburnya kompetisi Indonesia Primer League (IPL) ke ISL musim depan, mematik keresahan pemain-pemain yang timnya terancam absent. Maklum, bakal bubarnya IPL, memastikan sejumlah pemain ancang-ancang mencari tim baru.

Baca Juga

Kondisi itu, tentu berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Mereka yang dianggap layak, akan dipertahankan untuk kompetisi musim selanjutnya.
Belum lagi, nasib Persema musim depan, benar-benar suram. Sebagai tim yang sudah dicoret dari keanggotaan PSSI pada Kongres II di Bali 2011 lalu, Persema harus mendaftar lagi ke PSSI. Untuk bisa ikut kompetisi, harus memulai dari Divisi III.

Pun dengan Arema IPL. Hasil kongres menyebutkan, tim yang bisa berkiprah di musim 2014 harus berada di peringkat 1-4 IPL. Itu pun masih ditambah syarat lain, tidak sedang terjadi dualisme.

“Mau tidak mau, hasil kongres kemarin, membuat saya dan beberapa pemain lain khawatir. Tim kami bermain di liga IPL. Jika keputusan kongres tidak ada perubahan, tentu kami musim mendatangkan harus mencari tim baru,” kata striker Arema IPL, Jaya Teguh Angga, kepada Malang Post, kemarin.

JTA sapaan akrab striker eks Persema ini menjelaskan, selama menunggu pergantian musim, dia akan tetap konsentrasi ke liga. Bagaimana pun, sebagai pemain dia tetap dituntut untuk professional.

“Kalau berpikiran pindah, untuk sementara ini masih belum. Apalagi, regulasi kompetisi IPL masih menyisakan waktu beberapa bulan ke depan. Jadi, untuk sementara ini, saya akan tetap professional dengan tim lama yang ada. Main dan memenangi pertandingan,” tambah JTA.

Ditambahkan JTA, kalau pun musim depan harus ada satu kompetisi, dia berharap pemain yang kini berlaga di IPL, tetap diberikan kesempatan sama dengan pemain lain oleh PSSI. Jangan sampai, pemain-pemain IPL, malah diberi batasan, apalagi sampai disanksi.

Hal tak jauh beda juga disampaikan palang pintu Persema, Irfan Raditya. Mantan pemain Arema ini mengaku, adanya peleburan, jelas akan berpengaruh ke tim dan pemain. Hanya saja, mensikapi keputusan itu, seharusnya jauh lebih diuntungkan. Karena secara tidak langsung, bisa pindah ke tim yang dianggap layak.

“Sebagai pemain, kami yang bermain di IPL, tidak mau ambil pusing. Ketika nanti kompetisi sudah habis, saya akan pindah ke tim lain. Itu pun, jika tim lama tidak mempertahankan atau melepas. Yang jelas, keputusan (kongres) kemarin lebih pengaruh kepada tim sepak bola,” katanya.

Cukup optimisnya peluang pemain-pemain IPL bisa diterima di ISL musim mendatang, ditambahkan Irfan, seiring mulai menyatunya pemain IPL dan ISL dalam Timnas Indonesia. Dengan kondisi itu, membuka peluang pemain yang sekarang di IPL, bakal tidak dipersulit PSSI.

“Saya berharap, PSSI tidak ingin mematikan karier pemain. Sehingga, pemain yang kini di IPL, tetap diberikan hak sama seperti yang terlihat di seleksi Timnas,” imbuh Irfan.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
Berita terbaru arema berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs