Kabupaten Malang Surplus Produksi Padi

Sabtu, 16 Maret 2013 - 11:22 WIB • Dibaca 269 kali

Petani di Kabupaten Malang yang sedang mengolah padi hasil panen – Foto: antara

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Kabupaten Malang, Jawa Timur, selama 2012 mampu surplus padi sekitar 69 ribu ton atau naik sebanyak 2.000 ton jika dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 67 ribu ton.

Baca Juga

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Malang Nasri Abdul Wahid, Sabtu (16/3), mengatakan, realisasi produksi padi secara keseluruhan mencapai 480 ribu ton pada tahun 2012.

“Kalau kita kalkulasikan dengan kebutuhan pangan warga di Kabupaten Malang,maka masih ada surplus sekitar 69 ribu ton. Realisasi produksi tahun ini diharapkan bisa naik minimal tiga persen,” ucapnya.

Ia mengemukakan, produktivitas lahan padi saat ini mencapai 6,8 ton per hektare atau naik sekitar 0,1 persen-0,2 persen dari tahun 2011.

Padahal, hasil uji coba di demfarm milik Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan maupun di lahan yang diawasi Sekolah Lapang
Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT), produktivitas padi cukup tinggi, yakni 10 ton per hektare.

Rendahnya produktivitas hasil panen padi petani tersebut menandakan adanya pola budi daya padi yang masih bermasalah karena petani juga mendapatkan bantuan benih dan pupuk bersubsidi dari pemerintah.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya berharap petani bisa mengadopsi proses budi daya padi yang dikembangkan di denfarm dan SLPPT agar produktivitas dan hasil panennya lebih tinggi.

Menurut dia, pola budi daya yang dikembangkan denfarm maupun SLPTT tersebut sangat terbuka lebar dan memungkinkan karena denfarm sudah menyebar di 24 lokasi dan SLPTT di 150 lokasi. Masing-masing lokasi mampu menjangkau lahan seluas du hektare.

Hanya saja, kata Nasri, hambatannya terletak pada lahan milik petani yang tidak terlalu luas karena rata-rata hanya mencapai 0,3 hektare.
“Harapan kami ya hanya pada petani yang memiliki luas lahan minimal dua hektare ini,” tandasnya.

Luas lahan pertanian padi di Kabupaten Malang seluas 59.423 hektare. Namun, areal lahan pertanian tersebut tidak seluruhnya dilintasi oleh irigasi teknis, sebab masih ada sebagian lahan yang hanya bisa ditanami satu tahun sekali atau sawah tadah hujan.

“Kami berharap dalam waktu dekat ini segera mendapatkan alokasi anggaran untuk proyek irigasi agar bisa menjangkau seluruh wilayah persawahan di daerah ini, sehingga bisa tanam dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : metro tv
  • Dipublikasikan : Lukman Hakim
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs