Proyek Gedung DPRD Kota Malang Minim Pengawasan

Jumat, 15 Maret 2013 - 13:30 WIB • Dibaca 222 kali

Gedung DPRD Kota Malang dalam proses pengerjaan dan ditarget rampung Juni nanti. – Foto: surabaya post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Proyek pembangunan gedung DPRD Kota Malang bakal selesai pertengahan tahun ini. Sayangnya, proyek senilai Rp Rp 35 miliar lebih yang dibangun mulai tahun lalu itu minim pengawasan. Setidaknya, laporan perkembangan tak pernah diterima para wakil rakyat.

Baca Juga

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Choirul Amri, membenarkan tak pernah ada progress report yang diterima legislative dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang.

“Sejak awal tahun sampai sekarang, belum pernah ada laporan perkembangan proyek itu. Kami sudah sering bertemu DPUPPB, tapi tak pernah bahas soal pembangunan gedung dewan,” ucap Amri, Kamis (14/3).

Ia menampik anggapan jika kinerja Komisi C yang membidangi pembangunan lemah dari sisi pengawasan berbagai proyek. “Banyak proyek besar di Kota Malang, kami sering hearing. Mulai dari pembangunan jembatan dan lainnya,” papar Amri.

Ia berjanji akan ada koordinasi di internal komisinya untuk menjadwalkan hearing dengan DPUPPB. Tujuannya, untuk mengetahui perkembangan proyek itu sudah sejauh mana. “Pengamatan kami, proyek itu tidak ada masalah. Tapi nanti kami agendakan di internal untuk membahas proyek tersebut,” tandas Amri.

Proyek pembangunan gedung DPRD Kota Malang menelan anggaran sebesar Rp 35 miliar secara multi years.

Pengerjaannya dilakukan sejak tahun lalu oleh PT Sumber Kencana Perkasa yang beralamat di Jl. Istana Dieng Raya II Nomor 5 Malang selaku rekanan. Pada tahap awal tahun anggaran 2012 digelontorkan dana sebesar Rp 10 miliar. Pada APBD 2013 ini ditambah lagi dana sebesar lebih dari Rp 25 miliar.

Kepala Bidang Cipta Karya DPUPPB Kota Malang, Ade Herawanto, mengatakan, selama ini tidak ada masalah dengan proyek tersebut. “Pengerjaannya sudah sesuai site plan. Untuk pengawasan ya kami serahkan ke Komisi C,” tutur Ade.

Ditanya apakah sudah pernah menyampaikan perkembangan proyek ke legislatif, Ade mengatakan siap melaporkan jika diminta. “Kalau diminta ya kami siap laporkan. Prinsipnya, selama ini tak ada masalah,” kata Ade.

Pembangunan gedung dewan sendiri sudah sekitar 60% dari total seluruh pengerjaannya. Diperkirakan Juni nanti pengerjaan sudah selesai dan siap diserahkan ke dewan. “Kalau selesai ya kami serahkan melalui sekretaris dewan. Kapan ditempati gedung baru itu, sepenuhnya hak dewan karena kami hanya mengerjakan proyek fisiknya saja,” tegas Ade.

Sekedar diketahui, pembangunan gedung dewan itu awalnya banyak menuai kecaman dari masyarakat. Meski demikian, pemkot tetap melanjutkan rencana itu. Saat ini para wakil rakyat berkantor sementara di gedung Bakorwil Malang. Gedung baru itu memiliki empat lantai dengan konsep bangunan yang menyerupai balai kota Malang yang persis berada di sampingnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs