10 Titik Pelican Crossing Mulai Beroperasi

Kamis, 14 Maret 2013 - 14:48 WIB • Dibaca 203 kali

Pelican Crossing di Jalan Tumenggung Suryo depan SMPN 10 – Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Sebanyak 10 titik Pelican Crossing telah berfungsi di 10 Zoss (Zona Selamat Sekolah). Dinas Perhubungan Kota Malang mencatat titik Zoss di depan SMP Narotama Jalan Ahmad Yani menjadi titik Zoss dengan kepadatan pengguna jalan yang cukup tinggi.

Baca Juga

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Dinas Perhubungan Kota Malang Fahmi Fauzan menyatakan Pelican Crossing di depan SMP Narotama sedikit mengalami kendala karena pengguna jalan pada jam sibuk sangat padat. Tidak jarang sering terjadi antrian mobil akibat poros jalan yang padat.

“Pada jam sibuk pengguna jalan di depan SMP Narotama sangat padat. Karena itu, Pelican Crossing di daerah itu akan kami fungsikan pada jam-jam tertentu dengan interval kkusus,” kata Fahmi kepada Malang Post kemarin.

Diungkapkan bahwa sembilan titik pelican crossing selain di Narotama antara lain di depan SMP 20, Cor Jesu, Veteran, SMPN 6, SD Sukun 1, SD Bandungrejosari, SD Kebonsari 1 dan II serta SMA 6.

Dishub juga mencatat kendala pengoperasian Pelican Crossing sekolah dasar. Pasalnya,pelajar SD dengan postur tubuh yang rata-rata kecil akan sedikit kesulitan untuk menekan tombol Pelican Crossing ketika hendak menyeberang. Pelajar SD di kelas awal juga membutuhkan bimbingan lebih ketat untuk menggunakan alat penyeberangan kusus pejalan kaki itu.

“Di sejumlah tiktik Zoss untuk SD kami bekerjasama dengan guru setempat untuk menyeberangkan pelajar. Jadi belum bisa dilepas langsung sementara juga tidak ada operator kusus di setiap Zoss itu,” jelasnya lagi.

Proses evaluasi saat ini terus dilakukan oleh Dishub untuk memperbaiki alat penyeberangan yang relatif baru di Kota Malang itu Alat yang diadakan dengan anggaran sekitar Rp 2,9 miliar pada PAK tahun 2012 itu diharapkan bisa mempermudah serta memberikan pengamanan lebih pada pelajar yang hendak menyeberang di jalan.

Cara bekerjanya adalah dengan memencet tombol menyeberang untuk menyalakan lampu merah yang telah diatur interval menyala dan lama menyalanya. Pada saat lampu menyala merah dan lampu warna hijau bersimbol pejalan kaki menyala maka seluruh kendaraan bermotor yang hendak melintas diminta untuk berhenti hingga lampu kembali berwarna hijau.

Namun soal sanksi jika ada kendaraan yang tetap melintas saat lampu merah, Fahmi menyatakan tetap menyerahkan proses hukumnya pada kepolisian. “Itu masuk dalam aturan pelanggaran lalu lintas, apakah ditilang ataukan di sidang itu sudah kewenangan dari kepolisian,” tandasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs