Poltekom Dirikan Pabrik Gula Mini

Selasa, 12 Maret 2013 - 16:07 WIB • Dibaca 305 kali

Direktur Poltekom, Bagus Gunawan M.Si – Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Politeknik Kota Malang (Poltekom) tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa baru (maba) tahun ini. Peningkatan kualitas, mutu dan layanan juga menjadi target besar kampus yang berada di kawasan komplek pendidikan terpadu Tlogowaru. Saat ini Poltekom tengah menyiapkan pembukaan program studi (Prodi) baru yaitu D3 Bisnis Managemen dengan konsentrasi Sekretaris, Managemen dan Akuntansi.

Baca Juga

“Selama ini peminat Prodi tersebut cukup tinggi namun kuota di kampus lain masih terbatas, sehingga Poltekom pun membidik peluang itu,” ungkap Direktur Poltekom, Bagus Gunawan M.Si kepada Malang Post.

Lebih jauh ia menuturkan Poltekom juga akan terus meningkatkan jumlah partner industrinya. Terutama industri yang berjaringan internasional. Karena output Poltekom disiapkan agar lulus siap kerja sehingga butuh banyak sentuhan industri.

Saat ini lanjutnya tidak sedikit lulusan Poltekom yang sudah direkrut sebelum wisuda. Bahkan ada pula beberapa perusahaan yang sudah menginden mahasiswa yang masih duduk di semester satu dan dua. Dengan harapan bisa mendapatkan bibit unggul sejak awal.

“Bahkan ada juga perusahaan yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang terbaik agar saat lulus bisa langsung bekerja di perusahaan mereka, contohnya perusahaan pengalengan united can yang sudah melakukannya,” bebernya.

Selain itu saat ini Poltekom sudah menyiapkan pembangunan pabrik gula mini. Fasilitas tersebut akan menjadi teaching factory yang berfungsi sebagai tempat praktik dan juga unit usaha Poltekom. Rencananya perakitan peralatan pabrik akan dilaksanakan hari ini.

“Pabrik gula mini Poltekom akan difokuskan pada pengolahan gula merah, sebab kebutuhannya saat ini cukup tinggi,” bebernya.

Bagus menguraikan di setiap pendidikan kejuruan disarankan oleh pemerintah agar memiliki teaching factory. Di pabrik mini ini siswa bisa praktik baik dalam hal pengolahan hingga otomasi alat. Alat pabrik yang 50 persen dirancang sendiri itu akan terus dikembangkan sehingga semakin memudahkan tugas manusia. Beberapa peralatan yang sifatnya masih manual bisa mulai difikirkan inovasinya melalui pemikiran mahasiswa.

Gula merah yang akan diproduksi nantinya tidak dicetak dalam bentuk besar seperti pada umumnya. Namun akan diproduksi dalam bentuk kecil sehingga praktis penyajiannya.

“Banyak orang yang mulai beralih pada gula merah agar terhindar dari penyakit gula, dan mereka butuh praktis dengan memanfaatkan gula merah ukuran kecil,” urainya.

Pabrik gula mini ini diharapkan sudah bisa berproduksi pada satu bulan kedepan. Hasil produksinya untuk sementara akan dititipkan pada pusat-pusat oleh-oleh di Kota Malang.

“Kalau memang produksi gula merah ini menguntungkan maka siswa juga bisa membuatnya sendiri di rumah untuk berwirausaha,” bebernya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs