Persekam Metro FC Dilibas Perseta Tulungagung

Senin, 11 Maret 2013 - 21:17 WIB • Dibaca 625 kali

Foto: amarinews.com

TULUNGAGUNG, MALANGRAYA.info – Ambisi besar Persekam Metro FC mencuri point absolut dari Perseta Tulungagung, gagal terwujud. Bermain di Stadion Rejo Agung Tulungagung, sore kemarin tim berjuluk Macan Kumbang ini kalah 0-1 (0-1). Gol tunggal penentu kemenangan tuan rumah diciptakan Agus Wahedi ditambahan waktu babak pertama.

Baca Juga

Gol yang tercipta dimenit 47 itu, setelah pemain tengah itu berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Persekam Metro FC. Dengan sekali sontekan kaki kanannya, bola meluncur deras ke dalam gawang yang dijaga Efendi Dwi Cahyo.

Persekam Metro FC yang turun dengan pemain-pemain mudanya, sebetulnya bisa mengimbangi permainan tuan rumah. Bahkan, tim asal Kabupaten Malang yang menguasai jalannya pertandingan ini, seharusnya bisa unggul lebih dulu. Itu jika Untung, wasit asal Semarang yang memimpin jalannya pertandingan memberikan hadiah pinalti.

Pasalnya pada menit 30 babak pertama, pemain belakang Perseta Tulungagung jelas sekali terlihat hansball di dalam kotak terlarang. Namun wasit membiarkan pelanggaran itu dan seakan tidak mengetahui. Kontan keputusan itu membuat Setyo Adi Prastowo dkk emosi dan memprotes keputusan wasit hingga pertandingan sempat berhenti beberapa menit.
“Jelas sekali pemain belakang Perseta itu hansball. Namun sekali lagi, keputusan wasit sama sekali tidak adil,” kesal Nanda Bagus P, pemain tengah Persekam Metro FC.

Begitu juga dengan peluang emas yang didapat Supriyadi dimenit 35. Hanya tinggal berhadapan dengan kiper, namun tendangannya masih bisa ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang Perseta Tulungagung.

Pada babak kedua, Persekam terus menggencarkan serangan ke daerah jantung pertahanan Perseta. Namun beberapa kali peluang, selalu berhasil digagalkan pemain pertahanan. Hingga pertandingan berakhir, skor tidak berubah tetap 1-0 untung keunggulan Perseta Tulungagung.

Dengan kekalahan tersebut, menambah daftar kekalahan Persekam Metro FC saat bermain di luar kandang. Dari tiga kali bermain away, tim Macan Kumbang ini selalu kalah. Pertama kalah dari Persebaya Surabaya (1-5), lalu kalah dari Perseba Super Bangkalan (1-2) dan ketiganya melawan Perseta Tulungagung.

Pelatih Persekam Metro FC Siswantoro, mengatakan menerima kekalahan itu meski seharusnya timnya bisa pulang membawa point. Namun karena lagi-lagi ketidaktegasan kepemimpinan wasit, membuat Persekam Metro FC harus legowo dengan kekalahan itu.

“Kalau soal wasit saya sama sekali no coment. Bermain di luar kandang ya seperti ini, wasit menjadi salah satu penyebab kekalahan kami,” ujar Siswantoro.

Namun demikian, pria kelahiran Mei 1968 ini mengaku sangat puas dengan penampilan anak-anaknya. Agung Yudha dkk, seakan tidak pernah lelah dalam bermain. Kolektivitas dan kualitas permainan tim sudah menunjukkan performance yang sangat baik.

“Untuk tim, saya sangat salut dan memberikan apresiasi bagus. Meski banyak pemain muda yang saya turunkan dan sebelumnya menjadi cadangan, tetapi mereka bermain sungguh luar biasa. Performance para pemain terus meningkat,” terangnya, sembari mengatakan pagi ini tim akan bertolak ke Blitar, untuk persiapan menghadapi PSBK Blitar pada Jumat (15/3) nanti.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita metro fc Persekam metro fc berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs