Konsleting Motor Hampir Bakar SPBU

Senin, 11 Maret 2013 - 16:58 WIB • Dibaca 165 kali

SPBU 54.6.53.09 Jalan Diponegoro 36 Kota Batu yang hampir terbakar – Foto: malang post

BATU, MALANGRAYA.info – Peristiwa ini bisa menjadi peringatan bagi petugas SPBU maupun pengguna kendraan bermotor yang berniat mengisi bahan bakar, mesin kendaraan harus dimatikan. Masalahnya, SPBU 54.6.53.09 Jalan Diponegoro 36 Kota Batu milik almarhum Sentot yang telah diwariskan kepada putri angkatnya Titahing Widhi Y Nuari alias Nuke itu, nyaris terbakar.

Baca Juga

Penyebabnya, sepeda motor seorang konsumen terbakar ketika mengisi BBM (Bahan Bakar Minyak). Beruntung, sebelum api menyambar tangki SPBU, petugas membuang selang bensin. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 di tangki penyisian bensin.

Awalnya, dua orang pengendara sepeda motor GL Max nopol N 6435 HN mengisi bensin. Sepeda itu dikendarai Yudi menggonceng Fendi, keduanya warga Dusun Tutup, Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo. Saat datang, Fendi turun kemudian tangki bensin sepeda motor diisi oleh petugas SPBU, Faisal. Entah kenapa, tiba-tiba api muncul dari block mesin GL Max itu.

“Waktu itu Fendi hendak membayar, tiba-tiba motor terbakar sepertinya korslet,” aku Yudi kepada Malang Post.
Versi Yudi, dia dan petugas SPBU berusaha memadamkan api di sepeda motor. Namun petugas kesulitan membuka APAR (alat pemadam api ringan), namun Yudi yang berhasil membuka APAR kemudian menyemprotkan ke sepeda.

“Saya lari ambil alat pemadam yang di tangki selatan, petugas malah kesulitan membuka,” imbuhnya. Keduanya kemudian menuntun kendaraannya pulang ke Torongrejo. Sekujur kendaraan masih belopotan bekas APAR. Jari-jari tangan Yudi pun, terlihat menghitam. Namun dia membantah mesin sepeda motor menyala ketika proses pengisian bensin. “Mesin mati kok, ya tiba-tiba saja terbakar,” imbuhnya.

Sementara menurut keterangan Faisal petugas SPBU, mesin motor tersebut dalam kondisi menyala. Pengendara meminta pengisian tetap dilakukan dalam kondisi mesin menyala, lantaran sepeda motor itu susah dihidupkan ketika mesin dimatikan.

“Mesin nyala, katanya susah dihidupkan lagi. Ketika saya mengisi bensin tiba-tiba terbakar,” ujar dia. Selain mematikan api dengan APAR, areal tersebut juga ditebari pasir. Walhasil. Petugas pun terpaksa harus membersihkan pompa BBM dan lantai SPBU. Faisal sendiri mengaku kehilangan beberapa helai rambut mata (alis). “Ini ada yang terbakar sepertinya,” celetuknya sembari tersenyum.

Pihak PMK Kota Batu sendiri hingga Senin kemarin, masih menyelidiki peristiwa tersebut. Minggu malam lalu, PMK mengawali dengan menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan. Namun pihak SPBU belum bersedia memberikan keterangan.

“Kami sudah turun ke SPBU, tetapi pengawasnya belum bisa memberi keterangan, sehingga Rabu besok saya panggil ke kantor,” ujar Kepala UPTD PMK Kota Batu Santoso Wardoyo.

Santoso fokus terhadap pemakaian APAR oleh staff SPBU, karena jangan sampai mereka tidak bisa menggunakan alat pemadam kebakaran ringan tersebut. Ketika terbukti petugas SPBU kurang cekatan, maka dilatih penggunaan APAR.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs