Kenaikan Tarif KA Matarmaja Dikeluhkan Penumpang

Senin, 11 Maret 2013 - 13:28 WIB • Dibaca 743 kali

Foto: beritajatim.com

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Kenaikan harga tiket kereta api Matarmaja jurusan Malang-Jakarta Pasar Senen dikeluhkan sejumlah penumpang. Pasalnya, kenaikan tiket dinilai terlalu tinggi dan tanpa adanya sosialisasi pada masyarakat. Jika sebelumnya harga tiket sebesar Rp 51 ribu, saat ini naik menjadi Rp 130 ribu hingga Rp 300 ribu. Dengan begitu, penumpang harus membayar harga tiket ekonomi AC.

Baca Juga

Salah satu penumpang kereta asal Malang, Afandi mengatakan, pihak PT KAI seharusnya melakukan sosialisasi pada calon penumpang sebelum menaikkan tarif. “Saya baru tahu kalau tarifnya naik saat akan membeli tiket hari ini. Seharusnya kami diberitahu dulu, termasuk alasan menaikkan tiket yang harganya naik mencapai dua kali lipat lebih,” ujar Afandi saat ditemui wartawan di Stasiun Kotabaru Malang, Senin (11/3/2013).

Selain, itu, lanjut warga Sawojajar ini, penumpang juga meminta kejelasan dari pihak PT KAI terkait tarif batas atas dan batas bawah. “Harga tiketnya kan Rp 130 ribu sampai Rp 300 ribu. Penumpang tidak tahu kapan kita harus membayar tarif batas atas dan kapan kita harus membayar tarif batas bawah, itu juga harus disosialisasikan dengan kami,” kata dia.

Meski demikian, para penumpang berharap agar kenaikan harga tiket ekonomi Matarmaja tidak terlalu tinggi. Pasalnya, selama ini pengguna KA Matarmaja menginginkan harga tiket yang ekonomis mengingat Matarmaja merupakan satu-satunya kereta ekonomi jarak jauh dengan harga yang murah. “Kami berharap harganya bisa turun, jangan naik terlalu mahal,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas PT KAI Daops 8, Sumarsono mengungkapkan, kenaikan harga tiket KA Matarmaja tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya pelayanan di KA ekonomi yang semakin baik dengan adanya pemasangan AC. “Target kami semua kereta harus memiliki AC, itu bentuk peningkatan pelayanan kami pada penumpang,” tutur Sumarsono.

Selain itu, hingga kini subsidi tarif KA dari pemerintah belum turun. Sehingga harga yang diberlakukan oleh PT KAI merupakan harga asil. “Subsidi belum turun, jadi kami terpaksa menaikkan harga tiket secara sepihak. Ini harga murni dari perusahaan,” pungkas pria asal Jawa Tengah ini.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • gusmuz

    Subsidi belum turun itu berarti hanya masalah waktu saja, artinya sunsidinya masih ada. Jika subsidinya masih ada kenapa harga dinaikkan sepihak dan begitu tinggi yang membuat masyarakat sangat keberatan

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs