Ubah Sekolah Tikus Menuju Sekolah Adiwiyata

Selasa, 5 Maret 2013 - 15:48 WIB • Dibaca 159 kali

integrasi kurikulum berbasis lingkungan hidup – Foto: malang post

SUKUN, MALANGRAYA.info – Dipandang sebagai sekolah terjelek, di bawah kendali kepala sekolah yang baru SMPN 15 Kota Malang mulai melakukan banyak perubahan. Hasilnya, setelah lolos penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Kota pada 18 Februari 2013 lalu, sekolah yang dulu terkenal dengan julukan sekolah tikus itu akan mendapat penilaian dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Timur sebagai sekolah Adiwiyata tingkat provinsi pada 8 Maret mendatang.

Baca Juga

Hal itu disampaikan Sekretaris Tim Adiwiyata SMPN 15, Ulya Brilian, S. Pd kepada Malang Post kemarin. “Dulu sekolah kita terkenal dengan sekolah tikus. Ya identik dengan tikus yang dianggap sebagai sekolah terjelek,” ucap perempuan cantik yang akrab disapa Ulya itu.

Dikatakannya, sejak masuknya Drs. Dasuki, MM sebagai kepala sekolah yang baru terhitung mulai Juni 2012, sekolah langsung melakukan perubahan. Mulai dari perbaikan dan penambahan infrastruktur hingga mengemas sekolah menjadi tempat belajar yang nyaman dan menyenangkan.

Menurut Ulya, sejak ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang sebagai sekolah Adiwiyata pada November 2012, sekolah langsung membentuk tim Adiwiyata. “Tim itu terdiri dari tim penggerak lingkungan hidup yang terdiri dari unsur guru dan pembentukan duta lingkungan yang terdiri dari siswa,” paparnya.

Ia menjelaskan, Adiwiyata hanya predikat buat sekolah yang penerapan kurikulum pendidikannya mengintegrasikan kurikulum berbasis lingkungan hidup. Namun, jauh di luar itu, konsep dasar sekolah Adiwiyata telah mengajarkan pihaknya melakukan perubahan paradigma dan pola pikir untuk peduli pada lingkungan sekitar.

“Dengan pola pikir seperti itu kan siswa menjadi lebih peduli pada kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan sehingga sekolah menjadi bersih dan anak-anak nyaman mengikuti pembelajaran,” imbuhnya.

Guru mata pelajaran Akuntansi itu menuturkan, untuk menyambut panilaian dari BLH Jatim pihaknya sudah banyak melakukan persiapan. Ia menjelaskan, pihaknya sudah mengadakan gerakan penanaman seribu pohon holtikultura. Seperti sawi, cabe, strawberry, tomat, selada dan kangkung.

Bersama timnya, ia juga mengadakan gerakan penanaman tanaman obat keluarga (Toga) mulai dari kunyit, sirih, jeruk purut dan lengkuas. Pihaknya juga bekerjasama dengan BLH Kota Malang melakukan gerakan pembuatan lubang biopori dan mendatangkan narasumber dari SMKN 1 Kota Malang dalam pembuatan pupuk cair.

“Siswa kita ajarkan untuk membuat pupuk cair yang kita peroleh dari limbah rumah tangga sekitar, ya seperti kulit pisang, sabut kelapa, sisa-sisa sayuran serta anak-anak juga membuat kerajinan daur ulang kertas,” terang perempuan beranak satu itu.

Perempuan asli Blitar itu mengungkapkan, input siswa yang ada di sekolahnya mayoritas berasal dari pelosok sehingga kualitasnya sangat jauh. Karena itu, di setiap kesempatan seperti mengajar dan upacara pihaknya selalu mensosialisasikan penanaman kesadaran untuk peduli lingkungan.

Salah satu bentuk realisasinya, sekolah membuat kegiatan piket duta lingkungan yang tugasnya menyiram tanaman, merapikan dan menyiangi rumput.
Ulya menjelaskan, ada empat komponen yang harus dipenuhi dalam penilaian oleh BLH Jatim agar sekolahnya lolos dan menjadi sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Yaitu kebijakan pendidikan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis partisipatif serta sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.

“Ya mudah-mudahan di penilaian nanti sekolah kita lolos dan kalau bisa meningkat menjadi sekolah Adiwiyata Nasional,” harapnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs