Bunuh Diri Seorang Ibu Muda Beserta Anaknya

Selasa, 26 Februari 2013 - 16:23 WIB • Dibaca 182 kali

ILUSTRASI – Foto: ist

SINGOSARI, MALANGRAYA.info – Seorang ibu muda, Murtiningsih, harus mengakhiri hidupnya dengan tragis. Wanita 20 tahun itu, tewas dengan cara gantung diri. Celakanya, diduga sebelum dia bunuh diri, Murtiningsih justru ‘mengajak’ anaknya yang masih 5 tahun, Mohamad Awang Pratama.

Baca Juga

Bocah yang tidak tahu apa-apa itu, tewas di dalam kamar. Mulutnya berbusa dan tercium bau racun serangga. Polisi menemukan satu botol Baygon di dalam kamar Awang.

Sontak, kejadian itu mengagetkan warga Jalan Soponyono RT.04 RW.02, Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari. Apalagi peristiwa itu terjadi pagi hari, sekitar 07.30 WIB.

Polisi yang melakukan olah TKP, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Namun untuk memastikan penyebab kematian ibu dan anak tersebut, dua jenazah itu dibawa ke RSSA.

“Hasil olah TKP, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Dengan kata lain, apa yang terjadi di dalam rumah itu, adalah perbuatan yang dilakukan dengan sengaja. Kondisi itu, dibuktikan pula dengan temuan surat wasiat. Surat permintaan maaf kepada suaminya itu, ditulis Murtiningsih. Surat diletakkan di meja kamar anaknya,” kata Kapolsek Singosari, AKP Eko Prasetyo, kepada Malang Post.

Lantas, bagaimana dengan meninggalnya Pratama? Polisi menduga, sebelum gantung diri, Murtiningsih lebih dahulu meminumkan obat serangga itu kepada Pratama. Setelah itu, baru Murtiningsih gantung diri.

“Suami korban yang sempat diperiksa, mengaku selama ini tidak pernah membeli atau memakai racun serangga. Hanya saja, dari olah TKP, petugas mengamankan bekas racun serangga. Sementara untuk masalah di internal keluarga itu, selama ini juga tidak ada,” tambahnya.

Suami korban, Jumali yang juga seorang Satpam, yang menemukan kondisi Murtiningsih dan Pratama telah meninggal dunia. Jumali yang baru pulang dari tempat kerjanya, mendapati rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.

Meski sudah memanggil-manggil nama istrinya, tidak ada reaksi dari dalam rumah. Setelah lama ditunggu, Jumali membuka paksa pintu rumah. Ketika itulah, bapak satu anak itu dibuat terkejut, saat mengetahui istrinya sudah dalam posisi gantung diri di sisi pintu rumah.

Jumali sontak kaget dan mencari keberadaan putranya. Ternyata di dalam kamar, dia melihat Pratama sudah terbujur kaku dengan posisi tidur menghadap ke langit-langit. Dari mulut Pratama, juga mengeluarkan busa.

“Saya sekarang sedang berduka. Jadi minta maaf tidak bisa memberikan keterangan. Saya harap, anda juga menghargai saya,” ujar Jumali, ketika dikonfirmasi.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs