Kolaborasi Penelitian Tingkatkan Mutu Hasil Penelitian

Senin, 25 Februari 2013 - 15:53 WIB • Dibaca 32 kali

ILUSTRASI – Foto: hot courses

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang (UM) membudayakan model penelitian kolaborasi. Yaitu penelitian yang tidak hanya dilakukan oleh seorang peneliti dari satu perguruan tinggi saja. Tapi penelitian yang bisa melibatkan peneliti lain dan fasilitas di perguruan tinggi lain untuk meningkatkan kualitas hasil penelitian. Melalui model ini maka tidak ada kata sulit bagi peneliti untuk menembus jurnal-jurnal terakreditasi internasional.

Baca Juga

“Penelitian yang dilakukan sendiri itu model zaman dulu, kalau mau penelitiannya berkualitas maka harus melakukan penelitian bersama,” ungkap Dekan FMIPA UM, Prof. Dr. H. Arif Hidayat, M.Si kepada Malang Post.

Ia mencontohkan di FMIPA terdapat fasilitas laboratorium yang canggih. Yaitu Laboratorium Sentral FMIPA. Sebuah laboratorium riset terpadu yang bekerja secara Multidisipliner khususnya bidang ilmu-ilmu dasar dan terapan. Laboratorium Sentral memiliki kemampuan riset dibidang Microscopy, Spectroscopy, Structural Analysis, Metalurgical Analysis, Bio-Material, Bio-Chemical, Advance Ceramics, Geophysics.

Meski demikian dalam melakukan penelitian, tidak cukup memanfaatkan satu lab saja. Hasilnya pun bisa lebih bermutu jika diujikan dibanyak lab.
“Tidak perlu beli alat untuk lab baru, namun cukup sharing resources dengan perguruan tinggi lain. Dan ini diperbolehkan,” bebernya.
Sharing resources ini sering dilakukan FMIPA UM dengan sejumlah perguruan tinggi diantaranya ITB, UGM dan ITS.

Menurut Guru Besar ilmu optik pada FMIPA ini penelitian dosen FMIPA UM juga terus meningkat baik di tingkat jurusan maupun fakultas. Saat ini sedikitnya 25 persen dosen yang penelitiannya sudah menembus jurnal-jurnal internasional.

“Banyak dosen kami yang potensial dan mereka harus sharing pengalaman dengan dosen lain yang belum go internasional,” tegasnya.
Baru-baru ini sebanyak 7 dosen FMIPA menjadi pemakalah dalam seminar internasional Lesson Study di Singapura. Selain itu dalam bidang kemahasiswaan tahun ini FMIPA mendominasi program kreativitas mahasiswa (PKM). Dari sekitar 100 proposal yang didanai Ditjen Pendidikan Tinggi, sebanyak 59 buah proposal adalah buatan mahasiswa FMIPA UM. Kesuksesan mahasiswa bersaing dalam kompetisi PKM ini merupakan bukti sinergi yang bagus antara dosen dan mahasiswa.

“Di FMIPA ini dosen seringkali melibatkan mahasiswa dalam penelitiannya, dan untuk program PKM mahasiswa mendapat bimbingan dari dosen,” bebernya.

Proposal PKM lanjutnya bisa dilanjutkan menjadi tugas akhir mahasiswa dalam bentuk skripsi. Sehingga ada penghargaan terhadap mahasiswa yang sukses meneliti apalagi sampai terpilih mendapat pendanaan Dikti. Karya skripsi di FMIPA wajib diupload dan dipublikasikan online dalam web UM. Tujuannya agar tidak terjadi plagiasi terhadap karya intelektual.

FMIPA UM cukup aktif dalam forum-forum ilmiah. Agenda terdekat pada April mendatang adalah pertemuan Aljabar Internasional. Dan pada bulan Oktober International Conference Fisika.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs