Tewas Karena Petasan

10 Rumah Rusak Akibat Petasan Ponari

Rabu, 15 Agustus 2012 - 10:50 WIB • Dibaca 453 kali

BERANTAKAN. Kondisi rumah korban setelah terjadinya ledakan petasan. Foto: beritajatim.com

TUMPANG, MALANGRAYA.info – Ledakan hebat bersumber dari serbuk petasan di Desa Mbaran Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (14/8/2012) malam ternyata berimbas pada rumah warga.

Baca Juga

Setidaknya, saat identifikasi dan olah tempat kejadian perkara yang dipimpin langsung Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono, ada banyak rumah warga yang turut terkena imbas ledakan. “Suara ledakan terdengar cukup jauh. Potongan tubuh korban bahkan terlempar sampai 100 meter,” ungkap Sarman (39), warga setempat.

Kata dia, kerasnya ledakan juga membuat 10 rumah warga ikut terkena dampak ledakan. “Ada 10 rumah warga yang kena dampak ledakan. Kacanya pecah dan beberapa bagian rumah rusak akibat ledakan itu,” paparnya.

Terpisah, AKBP Rinto Djatmono menambahkan, dampak ledakan membuat jasad korban yang ada dalam rumah tempat petasan dibuat tidak utuh lagi.

“Banyak serpihan daging yang berserakan. Sebagian jasad korban bahkan masih tertimbun reruntuhan rumah akibat ledakan,” tegas Mantan Kapolres Gresik itu.

Rokok Jadi Pemicu Ledakan

Ledakan petasan di Desa Mbaran Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (14/8/2012) malam yang menewaskan tiga orang sekaligus, diduga pemicunya dari rokok.

Hal itu disampaikan Sarman (39), warga setempat yang mengetahui kebiasaan korban saat meramu petasan dirumahnya.

Menurut Sarman, dirinya mendengar suara ledakan cukup keras layaknya bunyi bom. Bergegas, ia lari dan mendekati sumber suara ledakan. “Suaranya mirip bom. Sangat keras. Begitu saya lihat, ternyata ledakan itu dari rumah Ponari,” paparnya.

Kata dia, Ponari adalah peramu petasan. Biasanya, ia meracik obat-obatan petasan dirumah sambil merokok. “Mungkin saat meracik petasan sambil merokok. Sehingga, menimbulkan ledakan besar,” terangnya.

Sarman melanjutkan, dirumah Ponari saat kejadian ada 4 orang. Tiga orang tewas yaitu istrinya Listiana dan keponakannya Sodikin. Sedang mertuanya Siamah (65), masih sempat keluar dari rumah meski menderita luka serius.

Terpisah, Kapolres Malang AKBP Rinto Djatmono menambahkan, bisa jadi ledakan terjadi karena korban salah meracik obat untuk petasan. “Ponari memang pembuat petasan. Bisa saja saat itu salah meracik obat petasan hingga terjadi ledakan.

Ironisnya, hanya terpaut beberapa jam, ledakan petasan juga menewaskan satu orang korban di Jalan Jamparing, Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Satu orang korban tewas atas nama Sugianto. Sedang 3 warga Pakisjajar dikabarkan kritis dan masih menjalani perawatan intensif di RSSA serta Rumah Sakit Lavalete Kota Malang.

Tak ayal, dalam semalam tercatat empat orang tewas dan empat korban mengalami luka serius akibat ledakan petasan di dua lokasi yang berbeda.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : beritajatim.com
  • Dipublikasikan : Lukman Hakim
x close
berita tentang peristiwa berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs