
ILUSTRASI - Foto: malang post
Hinanjar dan kawan-kawan malahan ketinggalan terlebih dahulu, oleh gol cepat Persida babak kedua yang dilesakan Arif Marta. Sebelum gol, Persida sebenarnya sudah mampu menyarangkan bola ke gawang Persikoba, namun dianulir wasit karena M Aris dianggap pada posisi offside. Gol balasan Persikoba, diciptakan Tono pada menit ke-70. Gol itu pun melahirkan protes dari pemain-pemain dan official Persida. Mereka juga mengejar-ngejar Asisten Wasit II, Irfan Tresna karena menyatakan bola hasil tendangan Tono sudah melewati garis, sehingga terjadi gol.
Patugas keamanan dari Polres Batu, terpaksa turun tangan mengamankan wasit dari kejaran pemain dan official Persida. Setelah sempat dihentikan sekitar 15 menit, pertandingan pun kembali dilanjutkan. Kedua tim sebenarnya sama-sama memiliki peluang untuk menciptakan gol. Hanya saja peluang itu tidak mampu menambah gol, hingga peluit panjang dibunyikan wasit Agus Joko Utomo.
‘’Anak-anak sebenarnya sudah bermain maksimal, namun hasilnya ternyata juga masih belum bisa memetik poin maksimal,’’ tegas Mas’ud Handoyo, Pelatih Persikoba.
Dia menjelaskan, Persikoba tetap masih memiliki masalah finishing touch. Striker baru yang didatangkan, belum terlalu bisa adaptasi sehingga peluang demi peluang juga belum bisa menjadikan gol.
‘’Masih banyak evaluasi yang harus dilakukan,’’ tegasnya.
Sedangkan Pelatih Persida Moch Socheh, menyebutkan pertandingan berjalan keras karena kepemimpinan wasit yang kurang baik. Dia menyatakan bola sebenarnya belum melewati garis, sehingga belum pantas dinyatakan gol.
‘’Kami tidak memiliki masalah dengan Persikoba atau Kota Batu. Kami pasti melakukan protes kepada PSSI, mengenai kepemimpinan wasit itu,’’ jelasnya.
http://www.malangraya.info/2012/01/19/120358/6113/persikoba-kembali-gagal-raih-poin/
Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.




