Pabrik Keju Milik Pemkab Malang Mangkrak

Kamis, 6 Oktober 2011 - 13:19 WIB • Dibaca 3,029 kali

Foto: malang post

WAJAK, MALANGRAYA.info – Nasib Keju Malang (Kemal) yang diproduksi pabrik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Malang masih memprihatinkan. Pabrik keju di Desa Bambang Kecamatan Wajak sampai kini masih belum bisa optimal memproduksi keju khas Malang tersebut. Bahkan, kandang sapi milik pabrik sampai kini juga masih kosong melompong.

Baca Juga

Padahal, tahun 2009, Dinas Peternakan melansir informasi bahwa pabrik itu memiliki 10 ekor sapi. Sehingga Kemal diproduksi dari sapi perahan milik pabrik yang berada di areal kandang. Namun pantauan terkini, kandang sapi di pabrik itu masih bersih tak seperti layaknya kandang sapi dan selain itu pabrik juga tutup sekitar pukul 10.00, kemarin.

Ir. Sudjono M.P Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mengaku bahwa pabrik itu masih memproduksi keju. Namun dia tak tahu pasti berapa jumlah produksi pabrik keju itu setiap bulan. Yang pasti setiap tahun, pabrik Kemal hanya mampu memproduksi keju sebanyak tiga kuintal.

Jono sapaan akrabnya mengakui bahwa Kemal sulit berkembang karena masih berupa keju mentah. Selain itu ada kendala pemasaran tersendiri sehingga produksi tak dilakukan dalam skala besar. Proses produksi ditempat itupun hanya dilakukan seminggu dua kali.

“Selama ini ada kendala pemasaran untuk keju Malang, sapi sudah tidak ada dan kita memakai sapi perah dari warga," kata pria yang berdomisili di Pakis itu.

Penjualan Kemal yang tahun lalu menembus Toko Oen, kini praktis hanya menunggu bola. Kemal dipasarkan di Koperasi Kartini milik Pemkab serta di Kantor Dinas Peternakan di Kepanjen. Jono mengakui bahwa pabrik Kemal menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Dinas yang dia pimpin.

“Itu memang pekerjaan rumah saya, pabrik akan diajukan ke Bupati menjadi UPTD dan kandangnya untuk pembibitan sapi perah," urainya.

Jika sesuai rencana, menurut dia, pada tahun 2012 mendatang infrastruktur di pabrik Kemal akan ditambah. Terutama pembangunan kandang sapi serta perbaikan sejumlah unit produksi di pabrik. Saat ini, Dinas sedang mengajukan bantuan anggaran ke Pemerintah Pusat.

Unit Pengolahan Keju Malang di Desa Bambang Kecamatan Wajak itu dikelola Bidang Bina Usaha Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Produksi di pabrik meliputi proses pembuatan keju, mulai dari susu sapi segar sampai menjadi keju Gouda. Tahapan pembuatan keju itu meliputi tahap pasteurisasi, pemotongan, pencetakan, penggaraman, fermentasi, lalu tahap pengemasan dan penyimpanan.

Keju Malang memiliki dua jenis keju, yakni keju Gouda yang sedikit keras untuk bahan kue kering. Serta Keju Mozzarella yakni sejenis keju pasta filata seperti produksi Italia. Pabrik keju itu berdiri sejak tahun 1987 dibawah kepemimpinan Bupati Malang M. Said kala itu.

Tahun 2009, Kemal memproduksi 30 kg keju per hari dengan mengandalkan 10 ekor sapi. Sepuluh liter susu Sapi Perah mampu menghasilkan keju murni sebanyak satu kilogram. Kala itu, Kemal hanya berhasil menembus Toko Oen karena supermarket sudah dikuasai keju murni produkan Kraft.

"Kemal dijual Rp 130 ribu per kg, sudah tak dijual di Toko Oen, namun bisa dibeli di Koperasi Kartini," tandas Sudjono.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
keju malang pabrik keju berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs