Pembangunan PJU Habiskan Dana Rp14 Miliar

Rabu, 5 Oktober 2011 - 20:13 WIB • Dibaca 225 kali

ILUSTRASI - Foto: antara

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Penerangan Jalan Umum yang dipasang khusus di daerah rawan kecelakaan atau pun rawan kecelakaan di Kota Malang, Jawa Timur, menghabiskan dana sekitar Rp14 miliar.

Baca Juga

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang wasto, Rabu, mengatakan, perkembangan Kota Malang yang cukup pesat membuat aktivitas masyarakat tidak terbatas hanya pada siang hari, tapi juga pada malam hari.

“Meningkatnya aktivitas masyarakat hingga malam hari ini membuat kami harus bertindak cepat untuk memasang PJU terutama di kawasan rawan dan gelap,” katanya.

Beberapa kawasan rawan dan belum maksimal penerangannya (PJU) itu antara lain di Jalan Raya Tlogomas, Mayjen Panjaitan, Brigjen Slamet Riyadi, Sumbersari, Galunggung, Bandulan, TPA Supit Urang, Bunul, Jalan Ade Irma Suryani, Ksatrian serta Blimbing.

Lebih lanjut mantan Kabag Hukum Pemkot Malang itu mengatakan, anggaran sebesar Rp14 miliar tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011. Dalam beberapa tahun ke depan diharapkan seluruh wilayah Kota Malang sudah terpasang PJU.

Ia mengemukakan, PJU yang dipasang saat ini lebih hemat energi dan sinarnya lebih terang ketimbang PJU yang dipasang sebelumnya.PJU sebelumnya berdaya 450 watt, sedangkan PJU yang baru dayanya hanya 180 watt, namun sinarnya lebih terang.

PJU yang mulai menyala petang hari itu, katanya, cahaya lampunya akan meredup secara otomatis pada jam 24.00 WIB, karena saat itu aktivitas masyarakat juga mulai berkurang.

Wasto mengakui pemasangan PJU di daerah-daerah rawan tersebut, selain untuk membantu aktivfitas masyarakat pada malam hari, juga meminimalkan tindak kejahatan di jalanan.

PJU yag sudah terpasang di sepanjang jalan protokol maupun jalan-jalan lainnya merupakan ornamen yang menempel pada tiang listrik, sehingga anggaran sebesar Rp14 miliar tersebut selain untuk membeli bola lampu yang lebih hemat, juga untuk pemasangan tiang dan meter listrik baru.

Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Malang dari sektor pajak penerangan jalan umum (PPJU) yang ditarik melalui rekening listrik sebesar 7 persen itu mencapai Rp22 miliar.

Sedangkan rekening PJU yang harus dibayarkan Pemkot Malang ke PLN rata-rata mencapai Rp12-13 miliar, sehingga ada surplus sekitar Rp10 miliar per tahun.

Tahun 2011, target PAD dari sektor PPJU dinaikkan menjadi Rp24 miliar dari Rp22 miliar pada tahun 2010.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs