MA Darul Ulum Gondanglegi Terbakar

Kemenag Malang Siap Bantu Yayasan Darul Ulum

Selasa, 4 Oktober 2011 - 09:14 WIB • Dibaca 293 kali

Foto: malang post

GONDANGLEGI, MALANGRAYA.info – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Machfudz Shodar, mengaku sudah mendengar terbakarnya empat gedung sekolah Yayasan Darul Ulum. Termasuk menghanguskan surat akreditasi dan buku nomor induk siswa (NIS), termasuk ijazah siswa.

Baca Juga

Bukan itu saja, Machfudz siap membantu untuk kembali mendapatkan NIS. Masalahnya, tanpa ada NIS, siswa tidak akan bisa mengikuti ujian.

"Sudah. Saya sudah mendengar kejadian itu. Bahkan tadi pagi (kemarin, Red.) saya sudah cek langsung ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan yang terbakar," ungkap Machfudz Shodar, saat dikonfirmasi via telepon kemarin siang.

Menurutnya, soal surat akreditasi sekolah yang ikut terbakar, dia akan melihat lagi proses surat pengurusannya. Apakah status surat akreditasinya keluar pada tahun ini atau tahun depan. Namun, jika dilihat dengan kondisi sekolah yang terbakar itu, akreditasi sekolah kemungkinan besar akan diundur.

"Jika melihat kondisi sekolah, kasihan kalau harus dipaksakan keluar tahun ini. Kemungkinan akan tertunda pada tahun depan," ujarnya.

Sedangkan soal buku NIS yang ikut terbakar, akan dilacak lewat KKM (Kelompok Kerja Madrasah), karena dimungkinkan masih ada rekaman NIS-nya.

"Sebab, meski sekolah Yayasan Darul Ulum ini swasta, namun administrasi pendaftaran saat ujian dulunya ikut negeri, sehingga mungkin ada rekamannya. Jika tidak, saya berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mencarikan NIS lagi," jelasnya.

Khusus untuk ijazah, Machfudz justru melihat ada sedikit kesalahan dilakukan sekolah. Ijazah, kata dia, seharus sudah diberikan kepada siswa yang lulus. Tapi masih saja ditunda. Sekalipun setiap ijazah itu ada lampiran surat keterangan.
Apakah sekolah bakal dapat bantuan? "Nanti pastinya akan kami bantu, namun harus butuh waktu," katanya.

Pasca kebakaran, proses belajar mengajar menjadi tak maksimal. Banyak siswa yang tidak masuk sekolah, karena mengira sekolah masih diliburkan. Untuk siswa yang kelasnya terbakar, digabung dengan kelas lainnya.

Bahkan usai jam pertama, siswa diminta kerja bakti membersihkan puing-puing kebakaran. Hal itu dilakukan agar kelas bisa dipakai secara darurat. Sekalipun sekolah menyiapkan musala, untuk disulap menjadi ruang kelas darurat.

Sekolah yang terletak di Jalan Trunojoyo, Desa Sukosari, Gondanglegi itu, terbakar Minggu dini hari kemarin. Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 750 juta.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : malang post
  • Dipublikasikan : Iwan Kurniawan
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs