MalangRaya.info

Informasi dan Berita Malang Raya

Facebook Twitter RSS Feed

Petani Tebu Digelontor Kredit Rp 110 M

ILUSTRASI - Foto: antara

BULULAWANG, MALANGRAYA.info – Pabrik Gula Krebet Baru (PGKB) di Kecamatan Bululawang menjadi penjamin kredit para petani di Kabupaten Malang. PGKB menjalin kemitraan itu melalui penyaluran kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) bagi petani. Musim tanam 2010-2011 ini petani digelontor dana kredit mencapai Rp 110 miliar.

Menurut General Manager (GM) PGKB Warsito, luasan areal tanaman tebu yang dikelola petani PGKB mencapai 21 ribu hektare. PGKB merupakan anak dari PT Rajawali 1 sebagai anak perusahaan PT RNI Jakarta. Selama ini dalam mengelola produksi tebu, PGKB tak pernah memiliki lahan sendiri. Melainkan membeli tebu dari petani Malang raya dalam bentuk kemitraan.

“Petani mendapat dana KKPE dari Bukopin dan BNI 46, KKPE itu disalurkan ke PG selaku penanggungjawab kredit,” ujarnya.

Kata Warsito, kredit tidak akan cair bila tidak ada penjaminan dari pihak Pabrik Gula. Untuk itu yang didapatkan petani adalah bagi hasil penjualan gula, yakni 34 persen untuk PG dan 66 persen untuk petani. Tak hanya itu petani juga mendapat bagi hasil tetes tebu yang jumlahnya lima kg per kwintal tebu.

“Untuk tetes itu bagi hasilnya, dua kilogram untuk PG dan tiga kilogram untuk para petani,” jelasnya.

Sementara itu, harga gula yang dimiliki petani jauh di atas biaya pokok yang dikeluarkan selama perawatan tanaman tebu. Harga lelang di Pabrik Gula (PG) rata-rata mencapai Rp 8.900 perkilogram. Sedangkan harga gula baru mencapai BEP (break event point) atau mampu menutupi biaya perawatan bila mencapai Rp 6.800 dengan margin keuntungan sekitar Rp2.100 perkilogramnya.

”Tanaman tebu masih sangat menarik bagi petani karena memberikan keuntungan yang besar sekarang ini,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemkab Malang, Ir Purwanto.

Dia membeber fakta bahwa saat ini harga lelang paling rendah bisa mencapai Rp7.300 perkilogram. Di Kabupaten Malang tanaman tebu, produktifitasnya bisa mencapai 800 kwintal perhektar. Padahal, ratoon (bongkar tanaman) idealnya bisa mencapai tiga kali setiap selesai panen.

“Selama tiga kali tanaman tebu yang bisa diproduksi dari lahan seluas satu hektare dapat mencapai 2.400 kwintal atau 240 ton,” jelasnya.

Padahal rata-rata tingkat rendemen tanaman tebu di Kabupaten Malang mencapai 6,7 persen. Luas areal tanaman tebu di Kabupaten Malang sendiri masih terdapat sekitar 39 ribu hektare lahan tebu yang belum digarap secara optimal. Terdiri dari 34 ribu hektare lahan kering serta lima hektare lahan tebu di luar garapan dua pabrik gula di Kabupaten Malang.

http://www.malangraya.info/2011/10/04/084545/5884/petani-tebu-digelontor-kredit-rp-110-m/

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

harga ipad 2 malang raya black market ipad apple 2 beli ipad di kota malang harga ipad di malang jual ipad 2 malang apple store di malang harga i pad malang Metro Digital Mall Olimpic Garden malang agen ipad apple bm ipad store malang jual tablet low end kota malang metro apple store malang metro apple store mall olympic garden metro digital store mall olympic garden new ipad2 malang ipad malang info ipad malang apple store dimalang harga i pad kota malang pemain arema 2012 arema 2012 daftar pemain AREMA 2012 batu town square daftar pemain arema berita pencemaran udara pemain arema 2011-2012 berita malang raya sampah anorganik logo kabupaten malang pelacuran di malang arema 2011-2012 nexian pad arema nexian PAD G311 karoseri adi putro harga nokia c5-03 agustus 2011 Pemain Arema 2011/2012 daftar pemain arema 2011-2012 ahmad bustomi cross ad 305 pemain baru arema karoseri adiputro kerajaan singosari batu flower festival yongki ariwibowo daftar pemain arema 2011/2012 arema 2011 pemain arema 2011 this is arema nexian NX G311 kim kurniawan daftar pemain arema terbaru bank sampah malang pemain arema Local Blogs
Local TopOfBlogs