Gara-Gara SMS, Siswa SMK Dipukuli

Senin, 3 Oktober 2011 - 09:46 WIB • Dibaca 348 kali

Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Ardiansyah, 16 tahun, warga Dusun Krobyokan RT03 RW08, Desa Jedong, Wagir melapor ke Mapolres Malang Kota, kemarin. Siswa kelas XI SMKN 11 Malang tersebut mengaku dipukuli seorang laki-laki mengaku kakak Mohammad Sudrajat, teman sekelasnya di Jalan Terusan Dieng, Sabtu (1/10) malam.

Baca Juga

Akibat pemukulan itu, anak pertama pasangan Rani, 41 tahun dan Kholifah, 37 tahun itu mengalami luka parah di mata kanannya, serta bibirnya robek.
Sebelumnya Ardiansyah mengaku sedang memiliki masalah dengan Sudrajat. Masalah itu terkait dengan saling balas SMS menggunakan kata-kata kotor.

“Kamis (29/9) lalu saya mendapat kiriman SMS dari Sudrajat, isinya kata-kata kotor. Tadinya saya tidak menanggapi, namun karena kata-katanya sangat keterlaluan, karena berisi umpatan. Akhirnya saya membalas SMSnya," ungkap Ardiansyah.

Namun begitu, esok harinya saat bertemu di dalam kelas, Sudrajat meminta maaf dan mengatakan jika SMS yang dikirimkan kepada korban hanya bercanda.

Sehingga Ardiansyah pun kaget begitu Sabtu sore lalu, Sudrajat kembali mengajak ketemuan, dengan maksud untuk menyelesaikan masalah SMS.

“Saya sempat menolak, namun dia memaksa saya untuk bertemu," kata Ardiansyah didampingi Rani, ayahnya saat melapor.

Ardiansyah pun akhirnya menyetujui pertemuan tersebut. Hingga kemudian sekitar pukul 20.30 datang Nur Hendra, teman Sudrajat sekaligus teman satu kelas korban datang untuk menjemput.

Tanpa ada rasa curiga, Ardiansyah pun langsung naik motor, berboncengan dengan Hendra. Sepanjang perjalanan, baik Ardiansyah ataupun Hendra sama-sama diam. Hingga kemudian, keduanya sampai di Jalan Terusan Dieng. Di TKP saat itu sudah menunggu Sudrajat dengan lima temannya yang tidak dikenal.

Kedatangan korban pun disambut Sudrajat, dan korban pun langsung diajak ngobrol. Tapi begitu, belum tiga menit ngobrol, tiba-tiba dari depan salah seorang mengaku sebagai kakak Sudrajat langsung memberikan bogem mentah. Pukulan itu telah mengenai wajah korban.

Satu kali pukul, korban pun langsung jatuh. Namun begitu, bukannya ditolong, pelaku terus memukuli korban. Perut dan kepala korban juga ditendang oleh pelaku.

“Yang memukul hanya satu saja, dia mengaku kakak dari Sudrajat," kata Ardiansyah lagi.

Pemukulan itu baru berhenti setelah melihat kondisi Ardiansyah betul-betul tidak berdaya. Dengan gontai pelaku meninggalkan Ardiansyah yang jatuh di aspal, dengan tubuh bersimbah darah.

Tidak lama setelah pelaku pergi, Hendra langsung menyuruh Ardiansyah naik motor, untuk kemudian diantar pulang. Namun begitu Hendra tidak langsung mengantarkan pulang, melainkan dia lebih dulu mampir ke rumahnya, untuk mengambil kaos, untuk dipakaikan ke tubuh korban. Bahkan, Hendra pula yang membuang baju hem warna putih milik korban lantaran saat itu kondisinya berlumuran darah. Pakaian Ardiansyah sendiri ditemukan warga di Jalan Raya Dusun Jaten, atau tidak jauh dari rumah Hendra.

“Hendra itu rumahnya di Dusun Jaten, Desa Jedong, dekat dengan rumah kami. Dia bertugas menjemput dan mengantar anak saya pulang," kata Rani.

Sementara Rani yang tidak terima dengan penganiayaan ini seketika mendatangi rumah Hendra dan Sudrajat. Awalnya keduanya tidak mengakui adanya penganiayaan tersebut, dan berkilah jika Ardiansyah hanya mengada-ada. Namun Sudrajat tidak bisa mengelak begitu Rani menunjukkan SMS yang dikirim dari nomornya ke nomor HP Ardiansyah. Menariknya, kepada Rani, Sudrajat mengakui jika dirinya sendiri yang memukuli Ardiansyah.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : malang post
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
smkn 11 malang smk 11 malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs