Pemain Arema Tagih Kejelasan Kontrak

Minggu, 2 Oktober 2011 - 09:45 WIB • Dibaca 174 kali

ist

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Pemain Arema Indonesia mulai bersikap untuk segera mengetahui kejelasan atas nasib mereka kedepan. Pasalnya hingga kemarin, mereka yang selama ini menjalani latihan Singo Edan dibawah kendali asisten pelatih Joko Susilo belum juga mendapati kepastian.

Baca Juga

Pemain pun mengejar kejelasan pada kubu Muhammad Nur, yang baru saja dinyatakan PSSI sebagai pemegang legalitas pengelolaan PT Arema Indonesia. Kebetulan Sabtu (24/9) malam, perwakilan dipanggil datang bertemu dengan M Nur di rumah pendiri Arema, Lucky Acub Zaenal yang kini mendukung langkah M Nur.

Namun, usai pertemuan itu dan hingga kemarin, pemain ternyata belum juga mendapat kepastian kapan manajemen Arema yang berkantor di Tidar itu memberikan kontrak kepada pemain. Selama ini, mereka hanya mendapati keterangan situasi dan kondisi kubu Arema Tidar.

"Tidak ada uang, karena belum ada kontrak dari mereka (Arema Tidar, Red). Ya, kita bertemu Pak Nur, (24 September lalu, Red), tapi banyak bicara soal situasi Arema. Tidak ada kontrak, tidak tahu kapan ada kontrak baru," ujar Chmelo Roman, gelandang Arema asal Slovakia yang kontraknya di Arema akan berakhir Jumat (30/9) kemarin.

Padahal, pemain yang hadir pada pertemuan itu juga memberikan nominal angka nilai kontrak yang diajukan ke manajemen Arema Tidar. Kabarnya mereka yang hadir, utamanya yang masuk dalam 17 pemain proyeksi amunisi Arema versi Rendra Kresna. Meski mereka juga sudah mendapatkan uang panjar kontrak dari Iwan Budianto, perwakilan investor baru Arema yang berkantor di jalan Sultan Agung, 11 Agustus lalu.

"Sudah tidak pernah bertemu lagi dengan Pak Nur, dimana ada kontrak," tambah Chmelo saat ditemui Malang Post usai latihan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, sore kemarin.

Untuk itu, pemain pun berusaha mengejar M Nur untuk mendapatkan kepastian atas nasib mereka. Khususnya pemain yang memang belum mendapat kepastian kontrak dari Arema Sultan Agung.

Beberapa pemain memang sudah beberapa kali bertemu dengan perwakilan manajemen Arema Tidar, namun juga belum ada kepastian. Menurut informasi Arema versi M. Nur ini tengah mengupayakan pencairan anggarannya dari investor mereka yang hingg saat ini masih jadi tanda tanya.

Kondisi ini membuat pemain gusar. Ancaman pemain meninggalkan Arema pun semakin gencar. Setelah fakta paling gress, hengkangnya Zulkifli Syukur ke Persib Bandung, yang konon juga akan diikuti Yongki Ariwibowo.

Manajemen Arema Sultan Agung pun baru sebatas menyodori uang muka kontrak dan belum ada kejelasan lebih lanjut. Maklum, meski investor siap untuk memberikan kontrak penuh, status dari PSSI ternyata memenangkan Arema versi M. Nur. Praktis kondisi ini menjadi kerugian tersendiri bagi pemain.

"Kita sudah capek dengan masalah ini. Saya tidak bisa komentar dulu soal kapan kontrak," terang TA Musafri, striker Arema yang juga ikut dalam pertemuan pemain dengan M Nur di Tidar, akhir pekan lalu.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs