Polisi Sebar Foto DPO Terorisme

Sabtu, 1 Oktober 2011 - 12:43 WIB • Dibaca 300 kali

Foto: malang post

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Berbagai langkah dilakukan Polres Malang, dalam mensikapi dan mengantisipasi ruang gerak sembilan daftar pencarian orang (DPO) tindak pidana terorisme yang menjadi buron Mabes Polri.

Baca Juga

Seperti yang dilakukan Jumat siang kemarin, Kapolres Malang, AKBP Rinto Djatmono dengan melibatkan Waka Polres Malang, Kompol Anjas Gautama Putra dan Kabag Humas Polres Malang, AKP Ghaib Djumargo, melakukan pemasangan atau penyebaran stiker pelaku yang dicari-cari polisi sejak kejadian peledakan bunuh diri di Solo.

Stiker yang disebar sendiri, tidak hanya berisi gambar atau foto pelaku, tapi juga nomor kontak petugas kepolisian jika ada warga yang tahu keberadaannya.

DPO yang fotonya dipasang adalah Yadi al Hasan alias Abu Fatih alias Vijay, Nanang Irawan alias Nang Ndut, Umar Komarudin, Umar al Bujang al Dede al Roni, Santoso al Santo al Abu Wardah, Beni Asri, Cahya al Ramzan, Imam Rasyidi al Imam Sukanto al Harun al Yasir dan Taufik Bulaga al Upik Lawang.

"Ini untuk mempersempit gerak pelaku terorisme. Termasuk, mempermudah warga untuk menyampaikan informasi tentang orang yang dicari ini. Makanya, selain melakukan razia rutin, antisipasi lain juga dilakukan," kata Kapolres Malang seusai melakukan pemasangan striker.

Dalam pelaksanaan kemarin, beberapa lokasi yang dijadikan pemasangan stiker adalah pos pantau di Depan Pasar Kepanjen. Kemudian, dilanjutkan dengan di ruang tunggu Stasiun Kereta Api (KA) Kepanjen dan tempat penjualan loket KA.

"Untuk sementara hanya 100 stiker yang disebarkan. Namun, untuk mendukung intruksi Mabes Polri ini, kami sudah membuat 500 stiker sama yang akan disebarkan ke masing-masing polsek di 33 kecamatan. Sasaran pemasangan, tetap sama yakni pusat kerumunan warga," tegas Rinto.

Ditambahkan, dalam mengantisipasi ruang gerak pelaku terorisme di Kabupaten Malang, pihaknya juga telah mensiapkan 10 personil di masing-masing rayon di wilayah hukum Polres Malang. Dari total 7 rayon itu, masih akan didukung dengan anggota polsek yang melakukan pembinaan di masyarakat.

"Tokoh masyarakat dan agama juga dilibatkan dalam antisipasi ini. Itulah mengapa, kemitraan polisi dan masyarakat terus ditingkatkan," ujar orang nomor satu di Polres Malang.

Dengan adanya pemasangan stiker, tambah Kapolres, masyarakat kian tahu dengan orang-orang yang patut dicurigai dan menjadi buronan petugas kepolisian. Sehingga, dengan dibarengi dengan langkah pendekatan yang sudah dilakukan polisi, bisa mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk sementara ini tidak ada kelompok-kelompok yang menjurus ke arah situ (terorisme). Semua berjalan baik dan tetap dalam pengawasan," terang Rinto.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
kapolres kabupaten malang kapolres kepanjen berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs