Tiga Desa Lagi Alami Kekeringan

Jumat, 30 September 2011 - 09:16 WIB • Dibaca 304 kali

ILUSTRASI - Foto: malang post

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Meluasnya kekeringan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Malang membuka posko bersama pelayanan bencana kekeringan. Sesuai data terkini, ada tiga desa di dua kecamatan masuk daftar baru kawasan yang dilanda bencana kekeringan. Tiga desa itu yakni Desa Ringinkembar dan Kedungbanteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan serta Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung.

Baca Juga

Jumlah jiwa yang kekurangan air bersih di tiga desa tersebut diperkirakan mencapai 4000 jiwa. Di Desa Ringin Kembar saja, kawasan kekeringan melanda tujuh dusun dengan jumlah penduduk di atas 1000 jiwa. Sedangkan di Desa Kedungbanteng kekeringan melanda RW 3,5,7 dan 8 dengan penduduk 464 KK.

“Kalai du Desa Karangkates ada sembilan RT yang dilanda kekeringan jumlah jiwanya mencapai 2000 jiwa," tegas Kepala BPBD Kabupaten Malang Hafi Lutfi, kemarin.

Data tersebut sesuai dengan laporan dari Camat yang diminta terus meng-up date data terkini kawasan kekeringan. Di Karangkates misalnya, kekurangan air bersih terjadi lantaran pompa air macet akibat debit air mengecil. BPBD sudah berkoordinasi dengan PJB 2 Karangkates untuk mengganti pompa air tersebut.

“Kita inventarisir kawasan kekeringan sesuai dengan tiga kriteria, yakni masuk langka terbatas, kekeringan langka serta kering kritis," tegasnya.

Sesuai kriteria itu, kekeringan di Ringinkembar Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Karangkates Sumberpucung, Wonorejo Singosari dan Arjosari Kalipare tergolong kekeringan langka terbatas. Di Wonorejo misalnya, debit air PDAM menurun hingga 30 persen. Sedangkan di Arjosari Kalipare, dari empat sumber air, dua diantaranya dipastikan sudah mati.
“Yang masuk kekeringan langka adalah Desa Druju dan Sekarbanyu Kecamatan Sumbermanjing Wetan serta lima dusun di Kecamatan Gedangan," ujar Lutfi sapaan akrabnya.

Di Desa Druju, bencana itu melanda 655 KK warga Dusun Sumbernanas dan 55 KK warga dusun Krajan serta 20 KK warga RT 10 RW 3 Desa Sekarbanyu," imbuh dia.

Yang parah adalah Desa/Kecamatan Gedangan, ada lima dusun yang terimbas kemarau. Yakni Dusun Sumbergesing, Sumber Perkul, Gedangan Kulon, Sumber Nanas dan Krajan Kidul dengan penduduk per dusun antara 43 sampai 60 KK. Di dusun itu, debit air bahkan menurun hingga 50 persen. Warga membeli air per 1000 liter Rp 40 ribu.

“Ada juga yang masuk kering kritis di Kecamatan Sumbermanjing Wetan yang baru dilaporkan tadi pagi (kemarin)," kata dia.

Kering kritis itu melanda 370 KK warga Dusun Krajan Desa Sitiarjo, 396 KK Dusun Klepu Krajan dan 316 KK Dusun Sumbergentong Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Juga melanda sejumlah dusun di Kecamatan Pagak utamanya Desa Sumbermanjing Kulon seperti Dusun Krajan 851 KK, Tlogosari 207 KK, Krian 483 KK dan Sidomukto 321 KK.

“Sampai saat ini melalui PDAM Kabupaten Malang sudah diberi bantuan air bersih sebanyak 72 rit (per rit 3000 liter) ke berbagai wilayah tersebut, utamanya tujuh kawasan rawan mulai tanggal 14 September lalu," pungkasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : malang post
  • Dipublikasikan : Iwan Kurniawan
x close
KEKERINGAN berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs