Mencuri dan Menipu, Pemuda Dibekuk

Kamis, 29 September 2011 - 09:45 WIB • Dibaca 450 kali

Foto: malang post

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – David Kumar, 25 tahun, warga Jalan Kalinyamat, Desa Jenggolo, Kepanjen, sejak Selasa lalu meringkuk di sel Mapolsek Kepanjen. Dia dilaporkan Inggrit Purna Arnesistya, 16 tahun, kekasihnya yang tinggal di Jalan Kenanga, Desa Jari, Talun-Blitar dengan tuduhan pencurian HP.

Baca Juga

“Dia kami tangkap ketika sedang berada di rumah temannya Agung, di Jalan Doho, Desa Jenggolo, Kepanjen. Sebagai barang buktinya kami mengamankan satu unit HP milik korban yang dia curi," ungkap Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.

Dijelaskan dia, pencurian yang dilakukan David sendiri, terjadi Jumat (16/9) sekitar pukul 18.00, di dalam rumah Agung, temannya. Sebelum melakukan pencurian HP itu, siangnya sekitar pukul 13.00, tersangka David mengajak Inggrit untuk janjian ketemuan di Terminal Karangkates-Sumberpucung.

Begitu ketemu, oleh David korban kemudian diajak ke rumahnya. Usai diajak ke rumahnya, David lalu mengajak Inggrit ke rumah Agung. Di rumah Agung itu, David sempat mengajak korban untuk berhubungan intim. Namun, korban menolak dengan alasan karena baru jadian.

“Ketika korban hendak menelpon temannya, tersangka melarang hingga keduanya cek-cok," papar Suyoto.

Korban lalu melempar HP miliknya di atas kasur dan pergi. Saat tergeletak di atas kasur itulah, tersangka lalu mengambilnya. Selang seminggu kemudian, Inggrit datang lagi ke rumah Agung untuk mencari HP miliknya. Karena Agung tidak tahu, korban lalu bertanya kepada Irfan, teman kekasihnya. Oleh Irfan, diberitahu kalau dirinya sempat dipinjami HP milik korban oleh David.

Dari informasi itu, keesokan harinya korban lalu mendatangi David untuk menanyakan HP miliknya. Tetapi David malah mengaku kalau dirinya tidak mengambilnya. Karena tidak terima itulah, korban kemudian mengadukan ke petugas Polsek Kepanjen.

Di sisi lain, David juga dilaporkan Echa Rosita, 16 tahun, siswi kelas XI SMK NU Kepanjen, yang kos di Jalan Seruji, Kepanjen. Gadis asal Kuningan-Jawa Barat yang didampingi Gita Febriani, 17 tahun, sepupunya asal Talangagung, Kepanjen ini, juga melaporkan Adi, warga Kepanjen dengan tuduhan penipuan hingga mengakibatkan dia rugi Rp 1 juta. Ceritanya, Senin (26/9) lalu dia mendapat transferan uang Rp 2 juta dari ayahnya untuk dibagi dua dengan Gita.

Begitu uang sudah diterima, Echa lalu memberitahu Gita lewat SMS supaya mengambil uangnya. Keesokan paginya, Echa mendapat SMS dari seseorang yang mengaku bernama Gita. Dalam SMS itu, Echa diminta untuk tidak keluar kos karena uangnya akan diambil oleh temannya bernama Adi. Echa nampaknya percaya. Ketika Adi datang, Echa lalu memberikan uang tersebut melalui Ima, teman kosnya. Namun ketika ditanyakan kepada Gita, ternyata dia sama sekali tidak menerima uang. Gita mengaku kalau HP miliknya dipinjam oleh David.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs