Persema Kembali Batalkan Kontrak Subangkit

Selasa, 27 September 2011 - 16:24 WIB • Dibaca 133 kali

Foto: ongisnade

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Persema kembali membatalkan kontrak yang telah disepakati dengan Subangkit sebagai pelatih tim berjuluk Laskar Ken Arok musim kompetisi 2011-2012, untuk kedua kalinya.

Baca Juga

Subangkit yang dihubungi di Malang, Selasa mengaku, awalnya pembatalan kontrak tersebut hanya melalui pesan singkat (SMS).

“Saya minta ketemu manajemen secara langsung agar lebih jelas, dan manajemen minta saya untuk nunggu dua hari lagi. Akhirnya, Senin (26/9) saya dihubungi jika kontrak itu dibatalkan,” ujarnya, mengungkapkan.

Sebelumnya, Subangkit sudah pernah dipinang oleh manajemen Persema agar bersedia kembali menukangi Laskar Ken Arok pada musim depan, setelah pelatih Timo Schuenemann digeser sebagai Direktur Teknik.

Namun, menjelang negosiasi Subangkit dilepas dengan alasan konsorsium Liga Primer Indonesia (LPI) sebagai penyandang dana Persema menghendaki tim tersebut ditangani pelatih asing yang sebelumnya menangani klub-klub di bawah naungan LPI.

Akan tetapi, hingga menjelang bergulirnya kompetisi, Persema tak juga mendapatkan pelatih sesuai kriteria konsorsium, maka Subangkit dihubungi kembali dan melakukan negosiasi kontrak. Dalam negosiasi itu juga ada kesepakatan nilai kontrak.

Bahkan, manajemen secara lisan juga sudah menyampaikan jika Selasa (27/9) Subangkit sudah mulai memimpin latihan pemain. Akan tetapi, Senin (26/9) manajemen membatalkan kembali kontrak Subangkit sebagai pelatih Persema.

“Jujur saya kecewa dengan ketidakkonsistenan dan tidak komitmennya manajemen Persema, karena saya sudah membatalkan pinangan beberapa klub hanya demi memegang komitmen dengan Persema,” ucap mantan pelatih Persekabpas Pasuruan tersebut.

Sementara CEO Persema Didied Poernawan Affandi mengaku, manajemen terpaksa membatalkan kontrak dengan Subangkit karena konsorsium menghendaki pelatih asing, bahkan konsorsium juga sudah ada kesepakatan dengan calon pelatih asing yang menangani Persema musim depan.

“Persema sekarang ini kan milik konsorsium, sehingga keputusan dan kebijakan apapun harus dilaporkan dan diputuskan oleh konsorsium,” tutur Didied.

Pada kompetisi 2010-2011, Persema yang seharusnya berkompetisi di ajang tertinggi di Tanah Air atau Liga Super Indonesia (LSI) memilih hengkang menjelang laga kelima yang dijamu Arema Indonesia. Persema memilih bergabung dengan LPI yang digagas Arifin Panigoro.

Setelah bergabung dengan LPI, Persema tidak lagi menggunakan dana APBD dan didanai oleh konsorsium LPI, sehingga sekarang apapun yang berkaitan dengan Persema harus atas persetujuan konsorsium.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs