Ratusan Pelajar SMK Aksi Di Depan DPRD

Senin, 26 September 2011 - 17:08 WIB • Dibaca 440 kali

Foto: beritajatim.com

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Ratusan pelajar SMK Al Kaaffa, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kembali turun jalan. Dalam aksinya, Senin (26/92011) siang ini, para pelajar mendatangi kantor DPRD Kabupaten Malang.

Baca Juga

Sambil membentangkan poster dan orasi,tuntutan siswa-siswi ini mendesak Anggota Dewan memperjuangkan nasibnya terkait status kesiswaannya dari SMK Miftahul Huda menjadi siswa SMK Al Kaaffa.

Sekedar diketahui, demonstrasi ratusan pelajar SMK ini berawal dari konflik internal SMK NU Miftahul Huda beberapa bulan yang lalu. Konflik ditempat itu terjadi usai Kepala Sekolah (Kasek) SMK Miftahul Huda, diganti oleh pihak Yayasan.

Siswa-siswi yang merasa berat dengan pergantian itu, akhirnya mengikuti jejak sang kasek. Ironisnya, para siswa serentak pindah sekolah bersama-sama. Aksi itu dilakukan siswa karena SMK Miftahul Huda, kerap menelantarkan para siswa dan tidak memberikan proses belajar mengajar dengan teratur.

“Kami kerap tidak mendapat pelajaran. Bahkan, pernah dua minggu lamannya kami tidak diberi pendidikan. Padahal, guru-guru SMK Miftahul Huda ada ditempat,” ungkap Farid Khumairoh, siswi kelas III SMK Miftahul Huda yang kini pindah sekolah ke SMK Al-Kaaffa, Senin (26/9/2011) siang ini.

Tragisnya, setelah kepindahan 113 siswanya ke SMK yang baru, pihak SMK Miftahul Huda justru mempersulit proses kepindahan para siswa. AKibatnya, status siswa yang turun jalan pun ngambang. Hingga 6 bulan menjadi siswa SMK Al Kaaffa, para siswa statusnya masih pelajar titipan dan sementara.

Hal itu pun berpengaruh terhadap nomer induk siswa. Mengingat, tidak adanya administrasi dan surat pindah dari SMK Miftahul Huda ke SMK Al Kaaffa, membuat ratusan siswa seperti dijadikan korban konflik internal.

“Kami berharap anggota dewan bisa memperjuangkan masa depan kami. SMK Miftahul Huda, harus mengeluarkan surat pindah agar status kami jelas,” tambah Khumairoh.

Usai berorasi di depan gedung DPRD, 10 perwakilan siswa dipesilahkan masuk untuk bertemu dengan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Malang, bidang pendidikan, Syamsul Hadi.

Dalam audiensi tersebut, Syamsul justru menuding jika ratusan siswa dikendalikan oleh pihak sekolah yang tidak bertanggung jawab saat insiden rebutan jabatan di SMK Miftahul Huda. “Jangan sampai kalian jadi korban. Karena kami di dewan, mendengar jika siswa sengaja dikorbankan oleh sejumlah pihak,” tegasnya.

Karena tak juga mendapat kepastian, ratusan pendemo pun mengancam akan melaporkan kasus ini ke Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) dan Lembaga Pendidikan di Indonesia jika DPRD tak sanggup menemukan solusi bagi siswa.[

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
smk nu miftahul huda kepanjen berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs