Eks Pemain Arema Merapat Ke M Nur

Minggu, 25 September 2011 - 09:39 WIB • Dibaca 293 kali

ant

SUKUN, MALANGRAYA.info – Persiapan kubu Muhamad Nur untuk menghadapi kompetisi terus dijalankan. Bahkan kemarin, gelombang pemain mulai berdatangan ke kediaman Lucky Acub Zaenal.

Baca Juga

Menariknya, pemain-pemain yang datang, banyak dihiasi eks skuad Arema musim 2010-2011 namun tidak dipakai kubu Rendra Kresna. Meski ada juga pemain yang selama ini berlatih bersama tim bentukan Rendra Kresna.

Pantauan Malang Post, gelombang kedatangan pemain itu dimulai sekitar pukul 17.15 dipimpin oleh Noh Alam Shah. Ikut hadir juga Hermawan, Esteban Guilien, Chmelo Roman, TA Musafri dan Leonard Tupamahu.

Kemudian berselang satu jam kemudian, datang Ridhuan bersama-sama Rony Firmansyah, Alfarizi, Sunarto dan Juan Revi. Mereka semua melakukan pertemuan tertutup dengan Lucky.

Bahkan sosok Muhamad Nur kemarin juga terlihat berada di rumah putra Pendiri Arema, Acub Zaenal tersebut. Tetapi sangat susah mendekati M Nur. Pengawalan terhadap mantan Sekota Malang itu sangat ketat. M Nur datang dan meninggalkan rumah, juga tidak seperti lazimnya tamu-tamu Lucky lainnya.

M Nur yang datang menggunakan sedan bernopol L 1217 langsung masuk ke dalam garage berikut mobil tersebut. Demikian pula saat meninggalkan rumah, mobil juga menjemput M Nur yang terlihat datang dengan wanita berjilbab langsung dari dalam garage. Praktis tidak ada komentar sedikitpun dari mantan manajer Persema ini.

Sosok lainnya yang kemarin terlihat di rumah Lucky adalah mantan pelatih Arema, Gusnul Yakin. Sayang, Gusnul juga tidak mau memberikan komentar apapun juga. Namun sumber Malang Post menyebutkan, Gusnul bisa jadi diproyeksikan sebagai pelatih Arema.

"Tidak tahu, apa ini agendanya. Pemain ingin bertemu dengan Sam Ikul," terang Novi, istri Ikul saat menyambut kedatangan Malang Post di rumahnya, petang kemarin.

Informasi yang diterima Malang Post menyebutkan, pemain kabarnya juga mendapat sodoran draft kontrak baru. Termasuk dipaparkan program kerja Muhamad Nur. Pertemuan itu sendiri berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, Ikul tidak bersedia memberikan keterangan terkait pertemuan itu.

"Maaf, bapak belum bisa kasih konfirmasi soal pertemuan malam ini (semalam, Red), karena lagi tidak enak badan. Mungkin besok (hari ini, Red) bisa untuk hal ini," terang salah satu orang terdekat Ikul.

Sementara itu, tidak semua pemain bersedia dimintai keterangan terkait pertemuan ini. Mereka satu per satu ngloyor langsung meninggalkan rumah Ikul seusai pertemuan.

"We talk about situation. Team wants to hear both side explaination. today morning explain Iwan side and now night Nur side. (Kita berbicara tentang situasi. Tim ingin mendengar kedua penjelasan. Pagi hari ini (kemarin, Red) menjelaskan dari sisi Iwan dan malam ini dari sisi Nur, Red)," terang Chmelo Roman, gelandang Arema.

"Maaf saya belum bisa komentar soal ini," ujar Esteban Guilien, terpisah.

Pagi harinya saat berlatih di Lapangan Tunjungsekar, pemain Arema lebih dahulu melakukan koordinasi di tengah lapangan. Pada prinsipnya, belasan pemain yang hadir seluruhnya bersikap netral.

Artinya, mereka tidak memihak kubu Rendra Kresna, ataupun HM Nur karena pemain tugasnya adalah konsentrasi latihan dan bermain di lapangan. Karena itu, siapapun yang mengelola Arema, mereka akan memberikan yang terbaik untuk Arema dan Aremania.

"Pada intinya, pemain tidak ingin ikut membahas masalah internal tim. Kami tidak memihak kubu A, ataupun kubu B. Kami hanya konsentrasi latihan dan bermain," terang Benny Wahyudi, bek kanan Arema, yang semalam tidak hadir di rumah Ikul.

Hal senada disampaikan Ahmad Bustomi. Gelandang timnas Indonesia ini mengamini rencana kubu HM Nur, lewat Lucky Acub Zaenal yang ingin meneruskan tim yang sudah mulai disiapkan oleh kubu Rendra.

Sebab, dia menyebut, pemain sudah latihan terprogram dibawah kendali pelatih Joko Susilo yang arahnya ke kompetisi Indonesia Super Liga (ISL).

"Pemain selalu siap menerima segala bentuk keputusan, sebab semuanya sudah profesional. Jadi, pemain sendiri juga bersikap netral, tidak memihak, dan kami hanya ingin membela Arema,” terang Bustomi.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : malang post
  • Dipublikasikan : mqh
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs