Pemain Kubu Rendra Tampak Bingung

Minggu, 25 September 2011 - 08:15 WIB • Dibaca 537 kali

Foto: malang post

BLIMBING, MALANGRAYA.info – Manajemen PT Arema Indonesia tak terpengaruh dengan keputusan PSSI yang memenangkan kubu HM M Nur terkait konflik dualisme manajemen Arema. Mereka tetap menjalankan kegiatan normal seperti biasa seiring mempersiapkan tim jelang turun di kompetisi musim depan. Hanya saja, fakta itu tidak bagi para pemain yang sebelumnya sudah sepakat menuju ikatan kontrak resmi dengan manajemen.

Baca Juga

Pemain tampaknya bingung dengan kondisi di tubuh Arema. Mereka yang setia menjalani latihan rutin tim dibawah kubu Rendra Kresna bersama dua dewan pembina Yayasan Arema lainnya, Iwan Kurniawan dan Eddy Rumpoko justru mendadak berubah sikap. Mereka mutung latihan sore kemarin yang di lapangan futsal Araya. Padahal, mereka sebelumnya ada kesepakatan dengan Iwan Budianto, mewakili investor baru Arema.

Hanya tiga dari 18 pemain yang masuk rilis menjadi bagian amunisi Singo Edan hadir latihan. Meliputi, dua pemain baru Saktiawan Sinaga dan Dian Agus Prasetyo (kiper) serta TA Musafri. Sisanya, tidak hadir pada latihan yang dipimpin asisten pelatih Joko 'Gethuk' Susilo dan Dwi Sasmianto (pelatih kiper). Plus, Chmelo Roman yang kontraknya di Arema habis akhir September ini, dan Roman Golian.

"Saya baru gabung disini (Arema, Red). Saya tidak tahu soal masalah itu, saya juga tidak tahu track record pengurus lama Arema. Saya datang kesini karena dapat tawaran dari Bos Iwan. Soal lainnya ya tidak tahu," aku Saktiawan Sinaga, striker Arema kepada Malang Post, dalam sebuah kesempatan.

Mereka yang rutin hadir namun berganti absen latihan diantaranya Ahmad Bustomi, Arif Suyono, Benny Wahyudi, Purwaka Yudi, Aji Saka, Sunarto, Waluyo, Juan Revi dan Johan Al Farizi, serta Esteban Guilien (Uruguay) yang konon sudah ada kesepakatan perpanjangan kontrak. Mereka memilih untuk tidak berkomentar seputar masalah dualisme di tubuh Arema, sekaligus keputusan PSSI terkait hal ini.

Sebagian mereka berkilah, absen karena ada keperluan mendadak, ketiduran, sengaja absen tanpa alasan jelas.
"Saya ketiduran tadi, jadwal latihannya juga mendadak. Ada anak-anak dari Lampung datang ke rumah," kilah Purwaka, salah satu pemain yang absen latihan.

"Nggak kenapa-kenapa, bukan (konflik internal, Red)," singkat Johan Al Farizi, terpisah.

Menanggapi hal ini, tim pelatih enggan mengomentari. Latihan tetap digeber dengan didukung lima pemain muda dari Arema Indonesia U-21 yakni Andri Lesmana, Lucky Araiwan, Dicho Kurniawan, M Andik dan Teguh Amirudin (kiper). Selain itu, mantan pemain Arema U-21, Teguh Ary (kiper) juga ikut latihan. Karena jumlah pemain minim, Joko Susilo dan Dwi Sasmianto sampai ikut turun dalam game.

"No coment," singkat Asisten Pelatih Arema Joko Susilo seusai memimpin latihan.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs