
ILUSTRASI - Foto: shutterstock
LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Dinas Pendidikan Kota Malang, Jawa Timur tetap mengupayakan rekrutmen calon pegawasi negeri sipil untuk mengisi kekurangan guru di daerah itu.
Kepala Bidang Fungsional Kependidikan Diknas Kota Malang Supriyadi, Sabtu, mengakui, hingga saat ini daerah tersebut masih kekurangan guru lebih dari 180 orang, utamanya guru kelas di SD.
“Kebutuhan guru ini tidak bisa ditunda. Oleh karena itu kami akan melakukan koordiansi dengan instansi terkait agar tetap membuka rekrutmen CPNS guru tahun ini (2011, red),” ujarnya.
Ia mengemukakan, kemungkinan besar untuk posisi guru dan tenaga kesehatan ada pengecualian dalam moratorium penerimaan CPNS.
Kejelasan informasi tersebut, katanya, yang akan ditanyakan secara detail kepada pemkot setempat.
Kebutuhan guru yang sudah diajukan sekitar 180 orang itu, katanya, belum termasuk guru yang memasuki masa pensiun.
“Yang pasti jumlahnya cukup banyak, sehingga kebutuhan untuk mengisi kekosongan guru cukup mendesak,” katanya.
Jika kekurangan guru tidak segera terisi, katanya, akan terjadi ketimpangan antara jumlah guru dengan siswa, bahkan proses belajar mengajar juga akan terganggu.
Ia mengakui, kekurangan guru tersebut memang tidak terjadi dalam setahun dua tahun, tapi sudah cukup lama.
“Dan untuk mengisi kekurangan guru itu Diknas mengoptimalkan tenaga guru tidak tetap (GTT),” katanya.
Dalam waktu dekat ini, katanya, pihaknya juga akan melakukan pendataan kembali terhadap jumlah GTT, sebab ada kemungkinan jumlahnya berkurang atau bertambah.
Menyinggung kesejahteraan (gaji) GTT yang masih jauh di bawah upah minimum kota atau kabupaten, Supriyadi mengakui, memang masih banyak yang berada di bawah UMK.
Pihaknya sudah mengimbau agar pengelola sekolah memberikan honor minimal setara UMK.
Hanya saja, katanya, sekolah juga kesulitan untuk memenuhi standar UMK karena beban sekolah juga sudah cukup berat.
“Upaya yang bisa kami lakukan saat ini hanya memberikan insentif sebesar Rp200 ribu per bulan per GTT,” ujarnya.
Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.
