ER Kecewa dengan Putusan Voting PSSI

Jumat, 23 September 2011 - 10:16 WIB • Dibaca 190 kali

ist

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Persiapan Arema Indonesia dalam mengarungi kompetisi musim depan tidak terpengaruh oleh putusan PSSI yang memilih kubu M Nur untuk mengelola tim berjuluk Singo Edan itu pada musim 2011-2012.

Baca Juga

Asisten pelatih Arema Joko Susilo, Jumat mengakui, dirinya dan para pemain sama sekali tidak terpengaruh dengan keputusan PSSI.”Kami tetap fokus pada persiapan tim jelang bergulirnya kompetisi yang semakin dekat,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya tetap fokus pada program yang telah disusun, termasuk latihan rutin yang sudah berjalan sekitar dua pekan ini. Namun demikian, pihaknya berharap pengurus dan manajemen segera memberikan kepastian terkait masa depan dirinya serta pemain.

Secara tegas Joko mengatakan, tugas pelatih dan pemain adalah di lapangan, sementara untuk urusan lain-lain bisa diselesaikan oleh pengurus dan manajemen.

Bahkan, lanjutnya, persiapan tim yang sudah dilakukan selama dua pekan itu, juga akan dievaluasi melalui uji coba dengan salah satu tim yang dalam kompetisi musim lalu berlaga di ajang Liga Super Indonesia (LSI).

Tidak hanya tim asisten pelatih, para pemain yang sudah menandatangani prakontrak dengan Direktur Utama PT Arema Indonesia Iwan Budianto pun, juga tidak terpengaruh dengan keputusan PSSI yang mengakui Arema kubu M Nur.

Selain program latihan yang tetap berjalan seperti biasa, aktivitas sekretariat kantor Arema Indonesia yang berlokasi di Jalan Sultan Agung juga tetap normal.

Sementara pendiri Arema Lucky Acub Zaenal yang selama ini mendampingi M Nur menyatakan, pihaknya siap melanjutkan keputusan dari PSSI. Dan, pemain yang sudah mengikat kontrak tidak perlu resah.

“Sejak ada keputusan dari PSSI yang melegalkan kepengurusan di bawah naungan M Nur, kami langsung melakukan persiapan. Saya rasa masih ada waktu untuk berbenah dan membentuk tim, karena ada kemungkinan kompetisi ditunda usai laga pembuka 9 Oktober nanti,” paparnya.

Menanggapi keputusan PSSI yang melegalkan Arema kubu M Nur melalui “voting” tersebut, pembina Arema Eddy Rumpoko mengaku sangat kecewa.”Seharusnya PSSI cukup meminta pernyataan dari dua kubu untuk menyelesaikan sendiri,” tegasnya.

Jika penyelesaiannya sampai terjadi voting, tegasnya, itu tidak bagus. Akan lebih bijak kalau PSSI menyerahkan penyelesaian ini kepada internal Arema dengan memanggil berbagai pihak, bukan menyerahkan secara sepihak seperti ini.

Sesuai surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Nomor AHU-AH.01.10-29039 telah mengesahkan kepengurusan PT Arema Indonesia yang baru di bawah naungan Direktur Utama Iwan Budianto.

“Kami juga ingin tahu secara gamblang apa alasan yang melandasi PSSI menyerahkan pengelolaan Arema Indonesia kepada M Nur, dan kami (Arema kubu Rendra Kresna) tidak sah menurut penilaian PSSI. Ini harus dijelaskan, karena ini menyangkut persoalan hukum,” ucap Eddy yang juga Wali Kota Batu tersebut.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Dyah Ayu
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs