Mahasiswa Nilai SBY-Boediono Lemot

Kamis, 22 September 2011 - 19:33 WIB • Dibaca 197 kali

Foto: detik

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Mahasiswa menganggap Presiden SBY lemot merespon berbagai kasus korupsi yang nge-trend di lingkungan kementerian. Tudingan itu diteriakkan mahasiswa saat aksi turun jalan di Alun-Alun Kota Malang.

Baca Juga

Puluhan mahasiswa tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) dalam orasinya menilai kebrobokan negara semakin parah dengan tak tuntasnya kasus Bank Century yang menjadi kenangan tanpa tindak pidana pasti.

Akibat korupsi itu ketimpangan sosial semakin terasa. Ditambah lagi pemerintah telah menggadaikan kesejahteraan rakyat dengan kebijakan yang sama sekali tak pro rakyat.

“Sebut saja impor garam, daging, serta beras. Yang semuanya ada di negara ini,” terang Amrulloh Presiden BEM UIN Maliki di sela-sela aksi, Kamis (22/9/2011).

Kejadian-kejadian itu, lanjut dia, menegaskan pemerintah SBY tak layak kembali memimpin negara ini. Sikap lemot pemerintah terhadap kasus korupsi semakin menyatakan bentuk kebusukkan struktur di pemerintahan.

“SBY lemot bagi kami, dan harus mundur begitu juga dengan wakilnya,” tegas mahasiswa Fakultas Tarbiyah ini.

Melalui aksi itu mahasiswa juga mengeluarkan sejumlah tuntutan. Diantaranya usut tuntas kasus korupsi di kementrian serta Bank Century, tolak remisi pada koruptor, hentikan semua impor dan tuntaskan kasus lumpur Lapindo.

“Untuk remisi koruptor kami sangat menyesalkan, pemerintah melakukan itu,” tandas Amrulloh.

Dalam aksinya mahasiswa juga melengkapi dengan spanduk besar serta poster bertulis pengecaman terhadap pemerintah SBY, di akhir aksi mereka mengirim surat ditujukan kepada SBY yang berisi semua tuntutan yang dikeluarkan.

“Kami akan kirim surat yang mana menegaskan SBY lemot, dan mengawalnya,” ujar Amrulloh.

Menurutnya, tindakan itu dilakukan karena selama ini teriakkan rakyat tak pernah mendapatkan respon dari pemerintah. Sepanjang aksinya, mahasiswa mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

“Aksi dengan mengecam kinerja pemerintah seringkali dilakukan, tapi tak mendapat respon. Makanya kami berkirim surat langsung,” ungkapnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : detik
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs