Kubu Rendra Tunggu Keputusan Resmi PSSI

Kamis, 22 September 2011 - 19:22 WIB • Dibaca 85 kali

ist

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Arema Indonesia kubu Rendra Kresna lebih memilih menunggu surat resmi dari PSSI terkait keputusan PSSI yang lebih memilih kubu M Nur untuk ikut berkompetisi pada musim depan.

Baca Juga

“Media Officer” Arema Indonesia dari kubu Rendra Kresna, Sudarmaji, Kamis, secara tegas mengatakan, pihaknya tidak akan mengambil langkah (sikap) apapun sebelum ada surat resmi dari PSSI.

“Akan lebih bijak kalau kami semua menunggu surat resmi dari PSSI dulu,” tegas mantan wartawan salah satu media cetak terbitan Surabaya tersebut.

Dalam rapat komite malam di Hotel Sahid Jakarta, Rabu (21/9) malam akhirnya PSSI memilih kubu M.Nur dibandingkan kubu Rendra Kresna untuk mengelola klub Arema Indonesia guna mengikuti kompetisi tertinggi di Tanah Air musim 2011/2012.

Menjelang pelaksanaan kompetisi tertinggi di Tanah Air musim 2011/2012 terjadi dualisme kepengurusan di tubuh pengelola tim yang berjuluk Singo Edan itu.

Kubu pertama dengan membawa bendera PT Arema Indonesia dibawah Direktur Siti Nurzanah dan Ketua Yayasan M.Nur yang mendapat dukungan dari pendiri klub Arema yaitu Lucky Acub Zainal.

Sedangkan kubu kedua yang juga menggunakan bendera PT Arema Indonesia adalah Ketua Yayasan Rendra Kresna dan dengan Direktur Utama Iwan Budianto.

Arema kubu Rendra Kresna bahkan telah menyiapkan tim dengan mempertahankan mayoritas pemain lama serta menambah beberapa pemain baru diantaranya Saktiawan Sinaga dan Arif Suyono.

Pada rapat ini selain membahas masalah status kepengurusan ganda Arema Indonesia dan dua klub lainnya, yakni Persija Jakarta dan Persebaya juga dibahas rencana penambahan jumlah klub yang bertanding di kompetisi tertinggi meski sebelumnya telah ditetapkan sebanyak 18 klub.

Ada tiga klub yang berusaha dimasukkan untuk turun di kompetisi tertinggi di Tanah Air ini yaitu Persema Malang, Persibo Bojonegoro dan PSM Makassar.

Menanggapi keputusan PSSI yang lebih memilih kubu M Nur untuk mengelola Arema Indonesia pada musim 2011-2012 tersebut, salah seorang Aremania korwil Batu Andra, mengatakan, sebenarnya siapapun yang mengelola Arema tidak menjadi masalah, asal pengelolaan dan manajemennya benar.

Hanya saja, katanya, kalau melihat persiapan dan semua persyaratan untuk verifikasi serta keabsahan surat dari Depkumham, kubu Rendra Kresna yang lebih layak, apalagi pada musim sebelumnya yang mengelola juga kubu Rendra.

“Kalaupun sekarang PSSI lebih memilih M Nur untuk mengelola Arema, saya rasa itu karena untuk balas budi karena dalam sejarah berdirinya Liga Primer Indonesia (LPI) tidak lepas dari dukungan M Nur dan Siti Nurzanah,” tegasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Dyah Ayu
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs