Tunjangan GTT Diduga Disunat

Kamis, 22 September 2011 - 08:58 WIB • Dibaca 285 kali

ILUSTRASI - Foto: shutterstock

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Guru Tidak Tetap (GTT) di Kecamatan Sumbermanjing Wetan diduga mengalami pemotongan tunjangan dari dari pemerintah. Diduga tunjangan Rp 300 ribu perbulan itu dipungut oleh oknum Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan. Sekitar 63 GTT mengalami pemotongan tunjangan yang dirapel dalam jangka waktu tertentu.

Baca Juga

Menurut Koordinator Kecamatan GTT Sumbermanjing Wetan, Musirin, setiap bulan GTT menerima Rp 300.000 dari pemerintah. Dana tersebut dirapel selama lima bulan dalam pencairannya sekitar Rp1.500.000. Namun saat itu, uang yang diterima oleh GTT ternyata hanya sekitar 1.350.000.

"Ada pemotongan Rp 150.000 tiap orang oleh UPTD, saat ditanya untuk iuran partisipasi," aku GTT yang mengajar di SD Negeri 1 Desa Klepu Kecamatan Sumbermanjing Wetan itu.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah mengalami pemotongan tersebut. Kata dia, di Sumbermanjing Wetan terdapat sekitar 103 GTT yang mendapatkan SK Dindik beberapa waktu lalu. Para GTT yang mendapatkan SK menerima insentif tahunan Rp 500 ribu per orang.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Tidak Tetap Indonesia (PGTTI) Kabupaten Malang, Nurul Yaqin, sangat menyayangkan pemotongan tersebut. Pasalnya, pemotongan ini tidak pantas dilakukan kepada GTT yang pendapatannya sebagai guru tidak tetap sangat kecil. Apalagi, yang melakukan pemotongan tersebut adalah orang-orang yang telah memiliki gaji tetap.

"Laporan dari kecamatan lain masih belum masuk ke kita. Tapi, kita sangat prihatin pemotongan ini. Gajinya kecil kok masih dipotong, kebangeten," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Sekolah Menengah (Sekmen) Dindik, Pudianto, mengatakan bahwa pemotongan seperti itu setahu dia tidak ada. Namun untuk lebih jelasnya, persoalan tunjangan itu ditangani oleh bidang lain. Kalau untuk tunjangan seperti pemberian insentif di lingkungan pendopo Dinas Pendidikan berjalan transparan.

"Waktu itu teman-teman media khan juga datang kalau untuk pemberian insentif, kalau untuk tunjangan bulanan tanyakan saja ke Tentis," ujarnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Arif amin

    Diknas kab malang penuh dengan masalah yang sangat memalukan. Para pejabatnya pun selalu terkesan cuci tangan dan lempar tanggung jawab. Tak pantas jadi pimpinan. Yang aneh, kok bisa jadi pimpinan? ha…ha…ha… dunia pendidikan kab malang bukan semakin makmur, namun, semakin hancur….. complain dan demo mulai bermunculan. diknas telah menanam benih, kini dia memanen hasilnya….. 

  • Atisuji90

    saya punya SK DINDIK tapi kok tidak trima insentif ya siapa yang makan hak saya saat ini, tolong kembalikan !  

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs