Seorang Bapak Tewas di Ruang Tunggu RSSA

Rabu, 21 September 2011 - 08:59 WIB • Dibaca 229 kali

Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Agan Prianggono, 40 tahun, warga Desa Sumbersuko, Lawang pagi kemarin ditemukan tewas di tempat duduk ruang tunggu laboratorium central RSSA Malang. Saat ditemukan, kondisi Agan sudah kaku, dengan posisi tubuhnya menghadap kesamping kiri. Tidak diketahui pasti sebab tewasnya bapak dua anak ini. Namun dugaan sementara korban meninggal karena mengidap sakit.

Baca Juga

“Begitu mendapat laporan kami langsung datang ke TKP. Tidak kami temukan adanya bekas-bekas penganiayaan. Dugaannya korban meninggal karena sakit," terang salah satu petugas Polres Malang Kota yang pagi kemarin datang ke TKP.

Tewasnya Agan ini kali pertama diketahui oleh salah satu keluarga pasien. Pagi itu sekitar pukul 06.50, salah satu keluarga pasien melihat Agan tidur dengan posisi miring. Lantaran kondisi areal laboratorium RSSA sudah ramai pengunjung, keluarga pasien itu pun berusaha membangunkan.

Namun berulangkali dibangunkan, baik dengan suara dan tepukan, Agan tidak kunjung bangun. Curiga keluarga pasien yang mengetahu pertama inipun langsung mendatangi posko satpam yang tidak jauh dari tempat korban terbaring.

Laporan keluarga pasien ini seketika direspons petugas keamanan, yang seketika datang ke ruang tunggu laboratorium central. Semula petugas keamanan membangunkan korban dengan menepuk badan korban. Namun karena tidak bangun, petugas keamanan inipun membalikkan tubuh korban.

Dan alangkah kagetnya petugas keamanan saat itu, karena melihat wajah korban sudah pucat, dan badannya juga sudah kaku. Seketika itu juga petugas keamanan langsung membawa korban ke IRD RSSA Malang.

Yudi Novianto, staf Humas RSSA Malang saat dikonfirmasi Malang Post membenarkan kejadian tersebut. Menurut Yudi, semula korban tidak membawa identitas.

“Salah satu barang yang dibawa korban saat itu adalah HP, dari situlah kemudian kami menghubungi keluarga korban," terang Yudi.

Yudi juga menegaskan jika korban bukanlah pasien. Dugaan itu dikuatkan dengan SMS terakhir korban yang dikirimi kepada temannya.

“Dalam SMS tersebut, korban mengatakan tidak jadi menginap karena terlalu malam, dan dia memilih tidur di RSSA," kata Yudi yang mengaku, selama ini memang banyak orang yang memanfaatkan ruang tunggu tersebut untuk tidur, karena selain nyaman, tempatnya juga tidak terbuka

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs