Gethuk Bantah Dapat Instruksi Sam Ikul

Selasa, 20 September 2011 - 07:59 WIB • Dibaca 110 kali

Joko "Gethuk" Susilo - Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Sudah dua pekan terakhir skuad Arema Indonesia menggelar latihan rutinnya seiring bersiap diri hadapi kompetisi resmi PSSI musim depan. Manajemen PT Arema Indonesia menunjuk pelatih Joko 'Gethuk' Susilo untuk memegang kendali pelaksanaan latihan. Setidaknya, penugasan itu akan berlanjut hingga manajemen tim merilis secara resmi siapa head coach Arema musim depan.

Baca Juga

Gethuk coba bertugas secara maksimal. Meski usai dapat perpanjangan kontrak selama tiga tahun, manajemen sejatinya menempatkan sebagai asisten pelatih Singo Edan, sama halnya pelatih kiper Dwi Sasmianto. Selain pada latihan, dia juga sudah menunjukkan kinerjanya dengan sukses mendampingi Saktiawan Sinaga dkk menang telak 7-0 (3-0) atas Martapura FC, tim promosi Divisi I PSSI, pada ujicoba perdana Arema di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, akhir pekan kemarin.

"Selama program persiapan ini, semuanya karena saya dapat tugas dari manajemen PT Arema Indonesia, yang disampaikan lewat Pak Taufan (Sekretaris tim Arema, Red). Sebelumnya, para pemain juga diminta manajemen untuk kumpul dan latihan," ujar Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo kepada Malang Post, kemarin.

Pengakuan pelatih asal Cepu ini seakan menyangkal pernyataan Lucky Acub Zaenal, Pendiri Arema yang disampaikan kepada perwakilan Aremania yang menemuinya di kediamannya kawasan Tidar, Jumat (16/9) lalu. Kala itu, Ikul-sapaan akrabnya menyebut, dirinya juga meminta Gethuk tetap mempersiapkan timnya menuju kompetisi. Kebetulan dalam konflik dualisme manajemen, Ikul lebih sering mendampingi kubu M. Nur.

Kepada awak media tepat usai timnya berujiba dengan Martapura FC, Gethuk juga sempat menceritakan kronologis awal mulanya Arema menggeber latihan. Dia juga menyebut, biaya untuk menggelar latihan hingga sewa lapangan semuanya juga dibiayai oleh PT Arema Indonesia dibawah kendali Rendra Kresna. Hal ini semuanya berkat peran Rendra Kresna, Dewan Pembina Yayasan Arema dan Iwan Budianto, perwakilan investor baru Arema.

"Begini kronologisnya, saat terakhir kita digaji 2,5 bulan oleh PT Arema Indonesia, lewat pak Rendra dan Iwan Budianto (investor, Red), setelah itu kita disuruh latihan. Setelah itu, kita diminta kumpul, pemain juga sudah mau kumpul, otomotis kita menjalankan," terang Gethuk.

Benarkah dirinya juga terus komunikasi dengan Ikul?

"Saya tidak tahu soal itu (kontak dengan Ikul, Red), kalau kontak silahturahmi, karena kita baik kepada semua, itu biasa. Perintah selama ini adalah dari manajemen PT Arema Indonesia, perintahnya itu lewat ke Pak Taufan, sejak awal dapat perintah dari Pak Taufan. Tim kumpul juga Pak Taufan yang menyuruh," tegas pelatih berlisensi A PSSI ini.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs