Aremania Ikut Yakinkan PSSI

Selasa, 20 September 2011 - 07:48 WIB • Dibaca 166 kali

ILUSTRASI - Foto: kompas

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Tersisa dua hari lagi, nasib Arema bakal ditentukan oleh Arema sendiri dalam hal kepastian mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan. Menyusul PSSI sudah tak mau ambil risiko dengan memutuskan satu dari dua kubu yang tengah berpolemik untuk mengelola Arema.

Baca Juga

Setidaknya dari keterangan anggota Eksekutif Komite (Exco) PSSI, Sihar Sitorus dan La Nyala Mattaliti, untuk tiga klub yang bermasalah yaitu Arema, Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya ditunggu solusinya hingga Rabu (21/9) besok. Tanpa ada solusi, ketiganya terancam tak ikut kompetisi.

"Kami terus berjuang bersama Aremania agar Arema tetap eksis di kompetisi. Kami sekuat tenaga meyakinkan PSSI, dan pimpinan se Malang Raya agar Arema tetap ikut kompetisi. Sekali lagi kami tetap memohon dan memohon agar Arema tetap eksis di kompetisi," sebut Manajer Media Officer Arema, Sudarmaji.

Menurut mantan wartawan yang mewakili kubu Rendra Kresna bersama Eddy Rumpoko dan Iwan Kurniawan ini, pihaknya tengah berusaha meyakinkan pimpinan PSSI bahwa tim Arema merupakan aset nasional yang selayaknya punya kesempatan tampil di kompetisi lebel tertinggi.

Sekalipun peluang untuk berdamai atau melakukan rekonsiliasi dengan pihak Muhammad Nur sangat tipis, manajemen Arema berharap PSSI tetap bijaksana. Setidaknya untuk mendengar aspirasi dari Malang yang berharap tim kebangaan Aremania ini untuk ikut kompetisi.

"Kami mengetuk hati pimpinan PSSI, mengetuk hati pimpinan daerah di Malang Raya, bahwa Arema ini sudah menjadi aset nasional, menjadi kebangaan pemerintah dan warga Malang Raya. Karena itu kami memohon agar Arema diberi kesempatan untuk tetap eksi di kompetisi," pinta Sudarmaji.

"Sedangkan untuk peluang rekonsiliasi, kami memahami waktunya sudah sangat mepet, tapi kami tetap membuka pintu komunikasi untuk itu," sambung pria asal Banyuwangi ini sejak awal menyuarakan agar pihak-pihak yang berselisih untuk bisa duduk bersama demi sebuah solusi.

Kenyataannya dua kali pertemuan, di Jakarta dan di Surabaya tak membuahkan hasil yang signifikan. Termasuk keinginan Aremania untuk mempertemukan kedua kubu, menemui jalan buntu. Kebetulan pihak Muhamad Nur tampaknya juga sudah tak berminat untuk meneruskan proses rekonsiliasi tersebut.

Seperti konfirmasi terakhir pada Lucky Acub Zaenal yang biasa mewakili pihak Muhamad Nur, lebih berharap PSSI bersikap tegas untuk memutuskan satu dari dua kubu itu yang berhak mengelola Arema. Sayang, PSSI tampaknya memilih masing-masing klub untuk menyelesaikan persoalannya.

Menurut rencana, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin sendiri akan menyampaikan rilis resmi perihal persoalan di PSSI, Selasa (20/9) hari ini. Khususnya terkait persoalan Timnas Indonesia, perihal format kompetisi dan kemungkinan juga persoalan tiga klub yang didera dualisme kepenguruan.

"Ya, besok Ketum (Ketua Umum PSSI, Red) akan menjelaskan semuanya," ungkap Sekretaris Jenderal PSSI, Tri Goestoro di kantor PSSI, Senin (19/9) kemarin. Dia mengaku penjelasan dari Djohar itu terkait hasil rapat Exco PSSI, Jumat (16/9) lalu.

"Informasi lengkapnya besok (hari ini, Red.) saja ya," katanya.

Sementara itu, untuk bisa meyakinkan PSSI, Aremania berencana untuk mengumpulkan tanda tangan dukungan. Tentunya dukungan tersebut diberikan pada manajemen dibawah kendali Rendra Kresna, Eddy Rumpoko dan Iwan Kurniawan yang selama ini terlihat jelas siap mengelola Arema.

"Ya, terkait kondisi saat ini, Aremania berencana mengambil sikap memilih Pak Pendra, Pak Eddy dan Pak Iwan melalui pengumpulan tanda tangan, karena kalau rekonsiliasi mungkin kubu Muhamad Nur tidak mau. Kita lihat hasil akhirnya, yang penting Aremania berusaha dan berdoa," ungkap Hans Budi P Ambon, salah satu Aremania.

Menurut pria yang ikut menggagas aksi demontrasi Aremania, Jumat (16/9) kemarin ini, rencana Aremania untuk melanjutkan proses rekonsiliasi sebenarnya masih tetap ada. Hanya saja waktu yang sangat mepet dan kesulitan untuk menghubungi Muhamad Nur menjadi salah satu kendala.

"Maka rencana untuk rekonsiliasi yang di mediasi Aremania itu dibatalkan, dan kalau PSSI memenangkan M. Nur maka Aremania akan bergerak turun jalan lagi baik di Malang atau ke Jakarta," sebut pria yang akrab disapa Ambon ini saat dihubungi Malang Post, kemarin sore.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs