Persema Gagal Ikut Liga Super

Senin, 19 September 2011 - 08:34 WIB • Dibaca 58 kali

ist

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Harap-harap cemas! Begitulah situasi dilematis yang terus menghantui Persema jelang bergulirnya Liga Super Indonesia musim 2011-2012. Saat gelaran liga bakal diputar kurang dari sebulan lagi, nasib klub berjuluk Laskar Ken Arok itu belum dipastikan apakah bisa menjadi kontestan top level kompetisi musim anyar nanti.

Baca Juga

Menilik status Persema sejak kompetisi musim lalu, Bima Sakti dkk masih diharamkan mengikuti gelaran liga profesional yang diagendakan PSSI.

Sesuai hasil rapat yang diputuskan Komite Eksekutif (Exco) PSSI Sabtu (17/9) lalu, diputuskan status Persema tetap sebagai klub terhukum akibat menyeberang ke Liga Primer Indonesia (LPI) dari sebelumnya berkiprah di Indonesian Super League (ISL).

Pada kongres tahunan PSSI di Bali tahun 2010 silam, telah dinyatakan Persema dan Persibo Bojonegoro keluar dari keanggotan PSSI. Kedua klub Jawa Timur (Jatim) tersebut lebih memilih pindah haluan ke LPI yang saat itu dianggap sebagai liga ilegal.

Sedangkan untuk mengembalikan keanggotan mereka, harus melalui kongres tahunan PSSI. Alasan itulah yang menjadi dasar Exco PSSI menetapkan kedua tim tidak bisa mengikuti kompetisi profesional pada musim 2011-2012.

Meski selama ini Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin beberapa kali menyuarakan telah mencabut sanksi dua tim kontestan LPI, yakni Persema dan Persibo Bojonegoro, nyatanya Exco menerapkan kebijakan berbeda. Hal itu diungkapkan oleh anggota Exco PSSI, La Nyalla Mattaliti.

"Soal Persema dan Persibo, tidak ada perubahan. Jadi, belum ada pengampunan bagi kedua klub itu," tegasnya, kepada Malang Post, kemarin.

La Nyalla berpedoman sanksi kedua tim asal Jawa Timur itu hanya bisa di cabut melalui konggres tahunan PSSI. Karena belum adanya pencabutan itu, Persema dan Persibo dinyatakan positif tidak dapat mengikuti kompetisi profesional musim depan.

"Sebelum kongres tahunan PSSI kembali digelar. Persema positif tidak bisa ikut kompetisi," sambungnya.

Lantas bagaimana respon kubu Persema? CEO Persema, Didied Poernawan Affandi menyatakan akan tetap berpijak pada peryataan Ketum PSSI, Djohar Arifin Husein yang beberapa kali menegaskan jika sanksi Persema sudah di cabut.

"Kita ikut apa kata Ketum PSSI. Djohar sudah sering menyatakan sanksi Persema dicabut," ujarnya kepada Malang Post.

Didied pun mengaku tak ambil pusing dengan pernyataan yang dilontarkan La Nyalla. Pasalnya, komentar Ketua Umum Pengprov PSSI Jatim itu tidak menjadi suara keseluruhan semua anggota Exco PSSI.

"Apa komentarnya mewakili semua anggota Exco? Tidak kan. Sampai saat ini juga masih katanya, belum ada pemberitahuan resmi dari Exco. Kalau sudah ada pemberitahuan baru kita percaya. Jika memang ada surat resmi, baru kita akan ambil sikap," seloroh pria yang juga berprofesi sebagai Pembantu Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) tersebut.

Konsultan salah satu perusahaan raksasa tanah air itu bahkan lantang menyebut La Nyalla terlalu banyak berkomentar di media. "La Nyala terlalu banyak komentar. Lebih baik kita tunggu hasil verifikasi faktual dari AFC (Asian Football Confederation) dan PSSI saja, hasilnya nanti seperti apa," imbuhnya.

Rupanya bukan problem itu saja yang bisa mengganjal hasrat Laskar Ken Arok mengikuti kompetisi profesional musim 2011-2012. Reza Mustofa dkk juga terancam tak bisa adu kekuatan di level teratas karena dipastikan masuk dalam daftar tunggu bersama dua klub lainnya, yaitu PSM Makassar dan Persibo Bojonegoro.

Menurut anggota Exco PSSI, Toni Apriliani, rincian klub yang berhak mengikuti kompetisi musim ini didasarkan pada klasemen akhir musim sebelumnya.

Ini berarti Persiba Bantul, Persiraja Banda Aceh dan Persidafon Dafonsoro yang berstatus sebagai tim promosi akan tampil di kasta tertinggi. Sedangkan Persema, PSM dan Persibo tidak bisa langsung mengikuti kompetisi kasta tertinggi.
Sedang ketiganya sudah diputuskan terdegradasi menyusul pernyataan mundur mereka saat ISL musim 2010-2011 berjalan, dan akhirnya memilih bergabung ke LPI.

"Kompetisi musim ini tidak mengalami perubahan, tetap satu wilayah. Pesertanya berdasarkan klasemen akhir musim kemarin, termasuk tim yang promosi dan degradasi. Jadi musim 2011-2012 diikuti 18 tim," ujar Toni seperti dilansir salah satu media online.

Karena itulah, tiga tim tersebut kini masuk dalam daftar tunggu.

"Mengenai PSM, Persema dan Persibo, mereka masuk ke dalam daftar tunggu. Karena mereka sudah terdegradasi secara otomatis setelah mundur dari kompetisi di tengah jalan. Jika ada klub ISL yang tak sanggup, entah itu masalah keuangan, mereka bisa saja menjadi penggantinya. Yang jelas semuanya harus sesuai aturan," bebernya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs