Kemacetan Pertigaan Kampus UB

Pengembang Menara Soehat Dapat Teguran

Jumat, 16 September 2011 - 08:12 WIB • Dibaca 1,419 kali

Foto: malang post

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Dinas Perhubungan Kota Malang bersikap tegas terhadap pengembang apartemen Menara Soekarno Hatta (Soehatt) yang belum juga menyerahkan dokumen Analisa mengenai Dampak Lingkungan Lalu lintas (Amdal Lalin). Kemarin, Kamis (15/9) Dishub Kota Malang memberikan teguran pertama kepada pengembang apartemen yang ada di Jalan Soehatt itu.

Baca Juga

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Hariyadi menegaskan, pihaknya sudah memberikan teguran kepada pengembang apartemen. Teguran pertama tidak disampaikan menggunakan surat, Dishub baru menegur secara lisan kepada pengembang untuk segera menyampaikan Amdal Lalin mengingat pembangunan apartemen sudah hampir selesai.

“Kami sudah menegur pengembang apartemen. Tahap pertama ini, kami mengingatkan terlebih dahulu secara lisan. Kalau juga tidak diindahkan akan dilayangkan surat peringatan pertama kepada pengembang apartemen, begitu juga selanjutnya," kata Hariyadi kepada Malang Post, kemarin.

Amdal Lalin itu sangat dibutuhkan untuk mengetahui kajian rekayasa lalu lintas dan threatment apa yang akan dilakukan jika terjadi kemacetan lalu lintas di pintu masuk dan keluar apartemen. Sesuai dengan Perda No. 7 tahun 2010 tentang Amdal Lalin, pembangunan hotel, apartemen dan lainnya wajib memiliki Amdal Lalin.

Dokumen Amdal Lalin merupakan hasil studi atau kajian mengenai dampak suatu kegiatan atau usaha tertentu terhadap lalu lintas yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan, yang terdiri dari dokumen kerangka acuan, dokumen analisis kinerja lalu lintas serta dokumen manajemen dan rekayasa lalu lintas jalan.

“Pihak pengembang apartemen hanya menjanjikan akan segera disampaikan Amdal Lalinnya. Kapan akan diserahkan, kami masih belum mengetahuinya. Harapan kami dapat segera diajukan kepada kami untuk dapat dikaji lebih lanjut untuk mendapatkan rekomendasi," ungkapnya.

Hanya saja, Hariyadi menegaskan Amdal Lalin itu harus sudah selesai sebelum apartemen dioperasionalkan. Jangan sampai setelah dioperasionalkan baru dilakukan kajian Amdal Lalin.

“Kami memberikan teguran lisan karena melihat pembangunan apartemen akan segera rampung. Sebelum dioperasionalkan, Amdal Lalin harus sudah clear," tegasnya.

Sebelumnya, Kadishub Kota Malang, M. Yusuf menyarankan agar pintu masuk dan keluar apartemen tidak ditempatkan di Jalan Soekarno Hatta. Jalan Soekarno Hatta sudah padat dengan kendaraan dan harus ada rekayasa lalu lintas yang tepat.

“Pintu masuk dan keluarnya bisa ditempatkan di sekitar perumahan yang ada di dekat apartemen. Kalau banyak keluar masuk kendaraan di Jalan Soehatt akan semakin banyak konflik kendaraan yang menyebabkan kemacetan panjang," ujarnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
apartemen malang menara soekarno-hatta apartemen menara soekarno hatta malang pembangunan apartemen soekarno hatta malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs