Darjoto: Arema Diserahkan ke Rendra

Kamis, 15 September 2011 - 07:24 WIB • Dibaca 832 kali

ist

JAKARTA, MALANGRAYA.info – Setelah lama tidak bersuara, akhirnya mantan petinggi Arema ketika tim Singo Edan ini masih menjadi milik Bentoel, mengeluarkan komentar. Adalah Darjoto Setyawan, mantan Pembina Yayasan Arema kembali menegaskan, Arema secara resmi sudah diserahkan kepada publik.

Baca Juga

"Ketika terjadi perpindahan Bentoel menjadi milik BAT dan kami tidak lagi bisa mengelola Arema, kami menyerahkan Arema kepada publik. Ketika itu sebagai wakil publik, Arema kami serahkan kepada Pak Rendra Kresna dan Pak Iwan Kurniawan," ujar Darjoto, kepada Malang Post, semalam.

Para petinggi Arema dan mantan petinggi Arema itu sendiri, semalam bertemu di Jakarta. Yakni Darjoto Setyawan, Satrija Budi Wibawa (mantan Direktur Utama PT Arema Indonesia) dan Rendra Kresna.

Usai pertemuan itulah, baik Darjoto maupun Satrija menegaskan soal tersebut. Termasuk Bentoel yang secara penuh, sudah membeli Arema dari Lucky Acub Zaenal.

"Semuanya sudah ada hitam diatas putihnya. Kami waktu itu melakukan take over secara penuh. Boleh dikatakan, Arema benar-benar sudah menjadi milik Bentoel yang kemudian oleh Bentoel diserahkan kepada Pak Rendra dan Pak Iwan," sebut dia lagi.

Terpisah Rendra Kresna membenarkan dia bertemu dengan Darjoto dan Satrija Budi Wibawa. Pertemuan itu terjadi sebelum dia berangkat ke Amerika untuk tugas belajar.

"Sebenarnya kami bertemu dalam kaitan gala dinner. Tapi beliau berdua sepertinya terus mengikuti perkembangan yang terjadi di Arema. Karena itulah, beliau kembali menegaskan soal kepemilikan Arema pasca dilepaskan Bentoel," sebut Rendra yang juga Bupati Malang itu.

Tak heran, sebut dia, kalau Darjoto mendukung sepenuhnya ketika Arema dikelola oleh para pimpinan daerah di Malang Raya. Karena, mereka dianggap sebagai representasi dari warga Malang Raya.

"Bahkan Pak Darjoto sangat senang ketika Arema benar-benar kami kelola. Dengan begitu, Arema tidak akan kemana-mana. Tetap menjadi milik orang Malang Raya," tandasnya.

Bentoel sendiri mengelola Arema sejak 29 Januari 2003, setelah men-take over dari Lucky Acub Zaenal. Namun untuk menghormati keberadaan Lucky sebagai pendiri Arema, saham PT Arema Indonesia, sebagian diserahkan kepada Lucky. Sementara saham mayoritas, tetap dipegang oleh Yayasan Arema.

Namun setelah Bentoel diambilalih oleh BAT dan munculnya kebijaksanaan BAT bahwa Bentoel tidak lagi boleh mengelola Arema, kemudian pada 2009, Arema diserahkan kepada publik.

"Jadi kalau ada orang yang menyebut-nyebut menjadi pemilik Arema dan berhak mengelola Arema, sebaiknya kembali saja pada sejarah. Jadi sekarang biar Aremania mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya. Sekali lagi, apapun yang kami lakukan. Termasuk saat ini membentuk tim yang terbaik, semuanya demi nama besar Arema dan memenuhi keinginan Aremania," tandas dia.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs