Arema Berharap Jatah LCA Tak Hilang

Rabu, 14 September 2011 - 10:24 WIB • Dibaca 87 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Meski musim lalu Arema hanya bercokol di posisi runner up, tim berjuluk Singo Edan ini sejatinya berpeluang tampil di ajang AFC Champions League atau Liga Champions Asia musim depan. Minimal memulainya dari babak play off.

Pasalnya untuk musim kemarin, PSSI gagal menggelar pertandingan Copa atau Piala Indonesia yang semestinya sang juara berhak tampil di play off LCA. Sedangkan Arema seharusnya cukup mendapat jatah tampil di AFC Cup.

Baca Juga

Kini, baik Arema maupun Persipura yang mendapat jatah langsung tampil di LCA terancam batal. Itu jika AFC (Asian Football Confederation) benar-benar menjatuhkan sanksi untuk Indonesia terkait persiapan kompetisi yang amburadul.
Bukan hanya lantaran format kompetisi yang rencananya digelar dua wilayah, namun juga kemungkinan karena jadwal kompetisi yang molor. Menyusul ada indikasi PSSI bakal menunda kompetisi hingga bulan November nanti.

"Kami prihatin dan kalau benar kompetisi ini ditunda tentu kami kecewa," ungkap Manajer Media Officer Arema, Sudarmaji.

"Ya, keputusan itu sungguh mengecewakan bagi Arema maupun Aremania, karena kita punya kans untuk promosi di level Asia," sambungnya.

Hingga kini memang belum ada rilis resmi dari PSSI untuk rencana penundaan kompetisi tersebut. Namun dari keterangan dua anggota Exco (Eksekutif Komite) PSSI yaitu, Bob Hippy dan Tony Apriliani, kemungkinan besar jadwal kompetisi bakal molor.

Bagi PSSI tampaknya sanksi AFC tak lagi digubris. Terbukti saat AFC menetapkan kompetisi profesinal itu maksimal diikuti 18 klub, PSSI justru merumuskan kompetisi dua wilayah yang rencananya diikuti 34 klub professional.

Arema sendiri tetap berharap, PSSI masih konsisten dengan agenda semula yaitu mulai menggelar kompetisi pada 8 Oktober nanti. Atau paling lambat sebelum 14 Oktober, lantaran pada tanggal tersebut merupakan deadline AFC untuk Indonesia memulai kompetisi professional.

Sementara itu, sesuai agenda dari PSSI, pada Selasa (20/9) depan, seluruh klub yang akan mengikuti kompetisi sudah mulai melakukan regristrasi ulang. Termasuk mulai mendaftarkan pemain yang telah dikontrak masing-masing klub.
Bagaimana Arema yang hingga kini masih dilanda dualisme kepengurusan?

"Kami sangat siap dengan apapun yang menjadi syarat yang diminta PSSI, kami tetap menyuarakan agar kami bersatu," jawab Darmaji kepada Malang Post, kemarin sore.

Menurut mantan wartawan yang mewakili manajemen Arema dibawah kendali Rendra Kresna, Eddy Rumpoko dan Iwan Kurniawan ini, PSSI diharapkan bisa objektif dan transparan terkait dengan proses regristrasi ulang tersebut.

"Khususnya terkait kesiapan di lima aspek klub profesional, regristrasi ulang harus transparan dan semestinya mulai saat ini kembali disosialisasikan apa saja yang perlu dilengkapi dan disyaratkan untuk regristrasi ulang itu," pungkas Darmaji.

Selama ini muncul kekhawatiran dari kubu Rendra, PSSI akan cenderung memihak pada kubu Muhammad Nur. Untuk itu, manajemen Arema yang berkantor di jalan Sultan Agung no 9 'menantang' PSSI mengirimkan tim ad hoc untuk melakukan verifikasi faktual di Malang.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs