Anggota F-PKB Dituding Makelari PSB

Selasa, 13 September 2011 - 15:15 WIB • Dibaca 603 kali

ILUSTRASI - Foto: detik

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dituding menjadi makelar Penerimaan Siswa Baru (PSB) Tahun Ajaran 2011/2012. Wakil rakya bernama Rasmudji itu menipu orang tua siswa dengan jalan meminta uang dijanjikan sebagai keringanan biaya pendidikan.

Baca Juga

Hingga kini keberadaan anggota Komisi B DPRD Kota Malang itu belum diketahui keberadaannya. Saat dihubungi melalui telpon genggamnya, Selasa (13/9/2011) pukul 13.00 WIB tak mendapat jawaban.

Kasus penipuan ini terungkap saat orang tua siswa yakni Sri Suharyati (45), warga Jalan Sidomulyo II Kecamatan Purwodadi Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mendatangi gedung dewan untuk mencari Rasmudji. Ia mengaku ingin menemui Rasmudji lantaran meminta penjelasan uang yang telah diberikan.

“Saya ingin temui Pak Rasmudji, untuk tanyakan uang yang saya berikan,” ujarnya kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Malang Jalan Tugu, Selasa siang.

Ia mengungkapkan, saat PSB berlangsung sekitar Juli 2011, dirinya dipertemukan Rasmudji oleh Waryanto, warga Jalan Laksda Adi Sucipto Gang Stasiun No 31 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing.

“Waryanto kenalkan saya dengan Rasmudji yang katanya bisa membantu anak saya,” ungkap wanita berprofesi sebagai penjual jamu keliling ini.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, Rasmudji menawarkan jasa mendapat keringanan biaya pendidikan di SMP Negeri 24 Malang, dengan dalih dirinya memperoleh ‘jatah’ memasukkan siswa baru.

Ia mengaku yakin dengan Rasmuji karena Waryanto yang tetangga Rasmuji, sudah pernah menggunakan jasa anggota dewan dari PKB ini dalam mendapatkan
keringanan biaya pendidikan di SMPN 14.

Ia kemudian bersedia menyerahkan uang sebesar Rp 1.770.000, sesuai permintaan Rasmudji dan diberikan langsung di gedung DPRD.

“Uang itu untuk pembayaran gedung Rp 1 juta, SPP Rp 50 ribu, tes IQ Rp 20 ribu, dan uang seragam sebesar Rp 700 ribu. Saya memberikannya karena jauh lebih ringan dari biaya jalur mandiri sebesar Rp 2,5 juta,” katanya seraya mengaku ada saksi dalam transaksi itu.

Namun ia mendapat teguran dari guru SMPN 24, Selasa (13/9/2011) yang menyatakan anaknya Calvin Qaway Bragisia belum melunasi sejumlah biaya pendidikan. Bergegas ia kemudian mengklarifikasi ke SMPN 24 dan menceritakan masalah yang dialaminya.

Di situ terungkap, kata dia, Rasmuji hanya membayarkan uang Rp 700 ribu untuk pembayaran uang seragam, sedangkan biaya lainnya belum dibayarkan. “Ternyata hanya bayar uang seragam, lainnya belum,” bebernya.

Sri kini harus menanggung biaya sesungguhnya untuk melengkapi semua biaya pendidikan, seperti uang gedung bukannya Rp 1 juta seperti yang diinformasikan anggota fraksi PKB itu, namun justru membengkak menjadi Rp 2 juta. Begitu juga untuk mengikuti tes IQ bagi anaknya, Sri harus mengeluarkan uang lagi sebesar Rp 20 ribu.

“Kata sekolah saya harus lunasi semua, persoalan Rasmudji bukan urusan mereka,” tandasnya.

Sementara Waryanto, perantara Sri, menuturkan Rasmuji sudah pernah memintakan
keringanan anak dari temannya, Pak Kampret yang sekolah di SMPN 14.

Bahkan ia juga pernah meminta tolong kepada anggota Komisi D Tri Yudiani dari Fraksi PDIP DPRD Kota Malang untuk mendapatkan keringanan membayar biaya pendidikan bagi anaknya yang sekolah di SMPN 20.

“Semua lancar, pengalaman itu saya tawarkan kepada Bu Sri ini,” tuturnya saat mendapatkan Sri ke gedung dewan.

Terkait masalah ini, Wakil Ketua Fraksi PKB Siswo Warsono berjanji akan menyelesaikan masalah yang dihadapi Sri. Uang yang dibawa Rasmuji akan dikembalikan ke Sri Suharyati itu. “Hari ini akan kami selesaikan dan uang kami kembalikan kepada yang berhak,” paparnya terpisah.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : detik
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
penerimaan siswa baru smpn malang raya 2012 berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs