Kemarau Panjang, Petani Terpaksa Beli Air

Selasa, 13 September 2011 - 10:37 WIB • Dibaca 265 kali

ILUSTRASI - Foto: malang post

PAGAK, MALANGRAYA.info – Musim kemarau yang diprediksi berakhir Oktober nanti mulai berdampak pada sektor pertanian. Di kawasan Malang raya, sejumlah areal pertanian mulai menunjukkan tanda-tanda tandus dan pecah. Pantauan Malang Post di Kecamatan Pagak, sejumlah bidang sawah menunjukkan panenan padi petani terlihat puso.

Baca Juga

Di Desa Sempol Kecamatan Pagak, sejumlah areal persawahan mulai menunjukkan gejala kekeringan. Utamanya areal sawah dan lahan pertanian yang berada di kawasan yang jauh dengan sumber air dan sungai. Di sejumlah desa yang dekat dengan sumber air, sawah masih terlihat menghijau dengan irigasi yang lumayan lancar.

Beruntung sebagian besar areal sawah di lokasi itu sudah semuanya dipanen sebelum kemarau panjang. Pasalnya, saat ini hampir seluruh tanah di persawahan desa itu mulai pecah-pecah. Bahkan areal sawah di dekat Sumber Air Crabaan Desa Sempol, misalnya, mulai pecah akibat tak diguyur air selama beberapa bulan.

“Sebagian besar sudah dipanen mas, kalau untuk yang parah akibat kekeringan yang di daerah Tempur," aku Suhar warga Desa Sempol.

Sebelumnya seperti diberitakan Malang Post, kemarau menyebabkan warga sejumlah kecamatan kesulitan air bersih. Namun ternyata dampak kemarau ini juga dirasakan para petani di kecamatan tertentu. Terutama areal pertanian di Malang selatan yang sebagian masih mengandalkan budidaya padi.

“Kalau sekarang kebanyakan menanam palawija mas, padi jarang kalau untuk wilayah Pagak, wong untuk air bersih saja juga sulit," Hadi Supriatno warga Dusun Bumirejo Desa/Kecamatan Pagak.

Akan tetapi, tanpa mengesampingkan kebutuhan air di areal pertanian, kata Hadi yang lebih utama adalah air bersih. Dia sendiri saat ini harus membeli air tiag hari sekali seharga Rp 14 Ribu untuk enam jurigen (25 liter). Air itu hanya untuk kebutuhan masak saja, sebab untuk mandi dan mencuci dia lari ke sumber air di Banyu Urip dengan jarak sekitar dua kilometer.

“Kalau hari Minggu saja saya ambil air sendiri ke Sumber air Banyu Urip, ya tiga kali angkatan dengan sepeda motor," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Malang Ir. Purwanto berjanji segera turun ke lapangan untuk meninjau potensi kekeringan areal pertanian. Di Kecamatan Pagak umumnya, kata Purwanto para petani menanam padi Gogo yang tahan air. Padi jenis itu ditanam pada persawahan tadah hujan.

“Kami akan cek dulu, kalau Sempol itu umumnya adalah padi gogo untuk sawah tadah hujan," katanya.

Sebelumnya, Purwanto memprediksi bahwa panen raya baru akan terjadi pada bulan Agustus dan September. Meskipun dalam kondisi musim kemarau, Purwanto menegaskan bahwa Kabupaten Malang tak kekurangan beras. Sebab pada tahun 2010 lalu, produksi padi mencapai 450.685 ton. Bila dikonversi menjadi beras maka produksi beras menjadi 282.917 ton dibagi penduduk Kabupaten Malang sebanyak 2,4 juta jiwa.

"Maka kebutuhan pangan Kabupaten Malang sebanyak 222.512 ton per tahun, sehingga beras kita surplus 62.405 ton," paparnya.

Dia memprediksi produksi 2011 ini akan mengalami kenaikan dibanding tahun 2010 lalu. Pasalnya, tahun 2011 ini tidak ada cuaca ekstrim yang menyebabkan panenan petani rusak.

Sementara itu, di luar dunia pertanian, warga sebagian Malang Selatan masih mengalami paceklik air bersih. Di Kecamatan Pagak, empat sumber air setempat tak putus dari warga yang berburu air bersih. Yakni sumber air Punden, sumber air Banyu Urip dan sumber air Crabaan dan Umbulan.

Warga memenuhi kebutuhan air dengan cara membeli, ada juga yang berburu sendiri ke mata air tersebut. Air itu ditampung ke dalam jurigen kemudian diangkut dengan sepeda motor. Bagi warga yang tak memiliki sepeda motor harus rela memikul atau membawanya dengan sepeda angin.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : malang post
  • Dipublikasikan : Lukman Hakim
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs