Pengunjung BTC Masih Sepi

Selasa, 13 September 2011 - 10:13 WIB • Dibaca 497 kali

TERLIHAT SEPI - Stand pedagang di Batu Tourism Center. Foto: malang post

BATU, MALANGRAYA.info – Kemegahan gedung BTC (Batu Tourism Center), ternyata belum bisa memberikan kesejahteraan secara penuh kepada pedagang, utamanya pedagang kuliner. Rata-rata mereka mengeluhkan kondisi yang sepi, sehingga pendapatan belum bisa digunakan menutup operasional.

Baca Juga

Bahkan, banyak pedagang pilih menutup tempat dagangan yang berada di pusat kuliner di Jalan Kartini Kota Batu ini. Mereka beralih berjualan di lokasi lain, karena lebih menjanjikan dengan banyaknya pembeli. Misalnya ke lahan kosong Jalan Sudiro yang berdekatan dengan Alun-alun.

"Waduh kondisinya sepi, Mas. Bagaimana lagi, berjualan seperti ini adalah satu-satunya sumber ekonomi dan kami pun harus tetap bertahan,"ujar salah seorang pedagang kuliner di BTC, kemarin.

Dia sebenarnya juga ingin pindah dari lokasi tersebut, untuk mendapatkan penghasilan lebih tinggi. Namun karena kesulitan mendapatkan tempat, sehingga dia dan teman-temannya tetap harus bertahan di gedung yang diresmikan 7 Mei lalu ini.

Pedagang lainnya mengaku biasanya mendapatkan penghasilan sekitar Rp 50 ribu. Namun dengan penghasilan itu, tentu tetap kesulitan untuk membayar cicilan tempat jualan sebesar Rp 20 ribu per hari. Sedangkan biaya listrik, keamanan dan kebersihan sebesar Rp 6.500 per hari.

Informasi lain, banyak pedagang yang sekarang berusaha menjual stan kuliner di BTC tersebut. Malahan ada satu stan dijual Rp 10 juta dengan catatat pembeli harus meneruskan angsuran di bank antara Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu per bulan selama 7 hingga 10 tahun.

Dengan kondisi tersebut apakah mereka berdiam diri? Abdul Manan, pengurus Paguyuban pedagang BTC kini mulai mempersiapkan program untuk meramaikan BTC. Gagasan yang diambil antara lain, peningkatan promosi maupun pembuatan agenda-agenda yang bisa menarik pengunjung ke BTC.

"Itu adalah sebagian langkah untuk meramaikan BTC. Kondisi dagangan saya juga sepi halnya teman-teman. Kami tidak menginginkan kondisi seperti ini berlarut-larut, kami harus mengambil langkah untuk meramaikan pengunjung," ungkapnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Editor : Dyah Ayu
x close
BTC batu batu tourism center berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs