Karena Cemburu, Mantan Pacar Dihajar

Selasa, 13 September 2011 - 09:16 WIB • Dibaca 154 kali

Foto: malang post

PAKISAJI, MALANGRAYA.info – Terbakar api cemburu, Iwan Budiaji, 24 tahun, warga Jalan Tanjung, Kendalpayak, Pakisaji harus meringkuk di balik rutan Mapolsek Pakisaji, akhir pekan kemarin. Dia ditahan karena melakukan perampasan dan penganiayaan terhadap Rini Setyowati, 18 tahun, mantan kekasihnya yang tinggal di Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Pakisaji. Iwan ditangkap petugas di rumahnya saat menunggu mantan kekasihnya datang ke rumahnya.

Baca Juga

Sebagai barang buktinya, petugas mengamankan satu buah helm merek BMC warna biru, KTP atas nama Zainul Mustofa serta sepeda motor Suzuki Shogun, N 4670 AK milik tersangka yang digunakan sebagai sarana beraksi. Diperoleh keterangan, perampasan yang dilakukan Iwan tersebut, terjadi di Jalan Raya Sonotengah, Desa Kebonagung, Pakisaji.

Ceritanya, Iwan yang masih cinta dengan Rini meski sudah diputus, saat itu berniat apel ke rumah Rini. Dia apel dengan mengendarai motor Suzuki Shogun seorang diri.

Ketika melintas di TKP, Iwan berpapasan dengan mantan pacarnya itu sedang berboncengan dengan pria lain bernama Zainul Mustofa, warga Desa Sawahan, Turen. Mungkin cemburu dan tidak terima, Iwan langsung berhenti dan menghadang motor yang dinaiki Rini. Tanpa meminta penjelasan, Iwan langsung merampas helm yang dipakai Rini. Dia juga menampar wajah Rini dua kali mengenai pipi dan bibirnya, hingga mengalami luka memar.

Sedangkan Zainul Mustofa yang saat itu dibonceng Rini, dimintai KTP. Usai merampas helm dan KTP serta memukul Rini, Iwan langsung pergi. Dia menyuruh korban dan teman prianya itu datang ke rumahnya untuk memberi penjelasan.

“Saya melakukan itu karena cemburu. Dia masih pacar saya, kok bisanya berjalan dengan pria lain. Teman prianya tidak saya pukul, karena saya tidak berani. Dia lebih tinggi dan besar dari saya," ungkap Iwan Budiaji.

Namun, korban sendiri bukannya datang ke rumah Iwan, sebaliknya dia yang tidak terima mengadukan kepada orangtuanya yang kemudian melaporkan ke petugas Polsek Pakisaji. Berdasarkan laporan itulah petugas langsung menjemput tersangka di rumahnya.

“Dia (tersangka, red) kami jerat dengan pasal 368 KUHP tentang perampasan sub pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan. Dan selain cumburu apakah ada motif lain, kami masih menyelidikinya," ungkap Kapolsek Pakisaji, AKP Ni Nyoman Sri Efliandani.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs