Pemain Seleksi Persema Kesurupan

Selasa, 13 September 2011 - 08:04 WIB • Dibaca 169 kali

Jan Pieter - Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Kejadian langka nan menggelitik terjadi dalam latihan Persema di Stadion Gajayana, Senin (12/9) pagi kemarin. Dalam sesi tes fisik berdurasi 60 menit mengitari lintasan sentleban, salah seorang penggawa seleksi tim berjuluk Laskar Ken Arok tiba-tiba mengamuk bak tengah kesurupan.

Baca Juga

Adalah pemain berdarah Papua, Jan Pieter yang membuat heboh suasana latihan pagi itu. Pemain yang musim lalu membela Pro Duta tersebut kalap sesaat setelah menyelesaikan putaran ke-15. Tanda-tanda tidak beres sejatinya sudah terlihat saat pemain berambut ikal itu mulai menapaki putaran ke-10. Saat Reza Mustofa dkk masih tampak bugar, Pieter sudah terlihat ngos-ngosan dan bahkan menyelesaikan putaran dengan berjalan kaki.

Klimaksnya terjadi saat seluruh awak skuad sudah menyelesaikan tes. Kala memasuki ruang ganti, Pieter tiba-tiba bertindak aneh dan membabi buta menyerang rekan-rekannya yang lain. Menurut sumber internal tim, Irfan Bachdim sampai terkena pukulan dari pemain asal bumi Cendrawasih tersebut.

Menilik kondisi Pieter, tentu kelayakannya bergabung dengan Persema patut dipertanyakan. Padahal, sebelumnya dia digadang-gadang menjadi pengganti Siswanto (Persib Bandung) yang gagal digaet. Pelatih Persema, Timo Scheunemann kontan mengaku harus berpikir ulang untuk merekrut Pieter.

“Kalau jadinya seperti ini, saya harus lihat dulu perkembangannya. Padahal dia kami gadang-gadang sebagai pengganti Siswanto yang lepas," beber pelatih berlisensi A UEFA itu kepada Malang Post.

Namun buru-buru Timo menandaskan bahwa dirinya mendatangkan Pieter bak peribahasa membeli kucing dalam karung. Artinya, tactician berusia 37 tahun itu mengaku sudah tahu kualitas pemain bersangkutan.

“Tampaknya dia tidak siap karena tidak kuat tes fisik. Maklum saja dia baru datang dan langsung bergabung," elaknya.

Ditengarai, Pieter bukan sedang kerasukan roh halus sehingga bertingkah demikian. Timo justru khawatir Pieter terserang penyakit anfal malaria. Karena itulah, tim pelatih akan segera memeriksakan Pieter agar bisa segera ditangani tim medis.

“Ada yang bilang dia kerasukan, ada yang bilang itu gejala anfal malaria. Jadi kita masih harus tunggu," paparnya.

Dalam sesi tes fisik pagi itu, tiga pemain muda Laskar Ken Arok menunjukkan potensi ketahanan fisik paling prima. Ketiganya meliputi Nehemia Marten, Irfan Bachdim dan Husa. Menyusul di belakangnya adalah winger gaek, M Kamri yang masih sanggup melahap rata-rata 29 putaran dalam waktu 60 menit.

“Saya lihat list (daftar), sebagian masih hampir sama dengan tes Agustus musim lalu. Intinya, tidak berbeda jauh," terang Timo.

Usai melakoni tes fisik, pagi ini Kasan Soleh dkk melanjutkan program latihan di Pulau Sempu. Di pesisir Pantai Selatan kawasan Kabupaten Malang tersebut, para penggawa akan digenjot beragam menu latihan seperti sprint, endurance hingga team building.

“Semua program tersebut untuk peningkatan fisik, sekaligus kita acarakan ke sana agar kekompakan tim terjalin jelang kompetisi," imbuh Timo.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs