MalangRaya.info

Informasi dan Berita Malang Raya

Facebook Twitter RSS Feed

Penanganan Gangguan Jiwa Dianaktirikan

ILUSTRASI - Gambar: kompas

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Penanganan problem gangguan jiwa pada masyarakat belum menjadi perhatian penting masyarakat, pemerintah, dan lembaga pengambilan kebijakan lainnya.

Padahal, gangguan jiwa dimungkinkan sebagai akar dari aneka masalah sosial, termasuk, misalnya, kasus penolakan masyarakat terhadap keluarga siswa di Surabaya yang menolak memberi contekan ujian.

Guru Besar Emeritus di bidang psikoterapi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof DR Dr D Bachtiar menjelaskan di sela-sela Workshop Paralel Psikoterapi di Malang (Jawa Timur) yang berlangsung 9-11 September 2011, selama ini aneka masalah gangguan jiwa malah dibawa atau berusaha dipecahkan oleh profesi lain di luar profesi medis psikiatri atau psikologi.

Banyak pihak ikut memecahkan problem yang diakibatkan oleh gangguan jiwa, misalnya dibawa pada aktor pemimpin agama, tokoh spiritual; bisa juga masyarakat membawanya pada pemimpin masyarakat semacam kepala desa, atau penegak hukum jika menjadi masalah hukum, katanya.

Oleh mereka, masalah yang mungkin berasal dari gangguan jiwa, kemudian dinilai dan didekati oleh masyarakat dengan pemahaman sebagai ”gangguan moral”, padahal bisa jadi harus didekati secara profesi medis.

”Itu tidak salah karena kenyataannya memang demikian. Ini tantangan bagi profesi medis, termasuk dokter umum yang setiap saat berhubungan dengan pasien di lapangan agar mendekatinya juga dengan pendekatan medis. Sebab, bisa jadi lebih tepat jika ditangani secara medis,” katanya.

Problem pengabaian pendekatan gangguan jiwa tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan, lembaga sebesar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak memasukkan problem gangguan jiwa ini sebagai target yang harus disasar dalam konsep Tujuan Pembangunan Milenium (MDG).

Konsep MDG buatan PBB sebagai petunjuk bagi semua negara anggota untuk membawa rakyatnya pada standar kwalitas hidup tertentu tidak secara khusus mendekati masalah dengan pendekatan penyembuhan gangguan jiwa atau psikoterapi.

Prof Franz Caspar PhD, Presiden Federasi Internasional Psikoterapi yang hadir memberi materi pada acara yang diikuti sekitar 80orang komunitas psikiatri dan psikologi itu menjelaskan, gangguan jiwa berdampak terhadap produktivitas individu yang mengalaminya.

Pada skala masyarakat ini menjadi kerugian ekonomi. Apabila diidap oleh pejabat atau pelaku bisnis penting, akibat gangguan jiwanya, misalnya penyakit obsesive compulsive disorder, bisa membahayakan masyarakat.

http://www.malangraya.info/2011/09/11/132528/4339/penanganan-gangguan-jiwa-dianaktirikan/

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

KRD surabaya-malang ac malang krd malang raya komuter surabaya malang krd ac gambar krl/krd yang baru terbaru indonesia komuter surabaya bojonegoro kereta surabaya malang ac krd di malang jenis latihan krd krd malang-madiun krd malang-surabaya krd-i jurusan malang-surabaya pemain arema 2012 arema 2012 daftar pemain AREMA 2012 batu town square daftar pemain arema berita pencemaran udara pemain arema 2011-2012 berita malang raya sampah anorganik logo kabupaten malang pelacuran di malang arema 2011-2012 nexian pad arema nexian PAD G311 karoseri adi putro harga nokia c5-03 agustus 2011 Pemain Arema 2011/2012 daftar pemain arema 2011-2012 ahmad bustomi cross ad 305 pemain baru arema karoseri adiputro kerajaan singosari batu flower festival yongki ariwibowo daftar pemain arema 2011/2012 arema 2011 pemain arema 2011 this is arema nexian NX G311 kim kurniawan daftar pemain arema terbaru bank sampah malang pemain arema Local Blogs
Local TopOfBlogs