Tiga Perumahan Di Pakis Tak Memiliki PJU

Jumat, 9 September 2011 - 08:20 WIB • Dibaca 938 kali

Foto: malang post

PAKIS, MALANGRAYA.info – Hampir setengah tahun terakhir, akses jalan masuk ke tiga perumahan dan satu dusun di Desa Saptorenggo, Pakis Kabupaten Malang tidak memiliki penerangan. Kondisi ini dikeluhkan oleh ratusan kepala keluarga dari tiga perumahan dan satu dusun tersebut, yakni Graha Valencia,Graha Gardenia, Sapto Raya dan Dusun Bulu Rejo.

Baca Juga

Akses jalan masuk ke tiga perumahan tersebut yang memiliki jarak satu kilometer lebih tersebut memang selama setengah tahun terakhir tidak mendapatkan layanan penerangan. Meskipun dari pantauan Malang Post, disepanjang jalan sebelah Kantor Desa Sapto Renggo sebenarnya sudah ada lampu-lampu jalan yang terpasang pada tiang listriknya. Menurut Samsul Ma’arif selaku salah satu tokoh penduduk perumahan Graha Gardenia, Valencia dan Sapto Raya, matinya lampu tersebut diperkirakan karena lampu yang sudah tua.

”Ya matinya sudah sekitar setengah tahun terakhir, namun tidak tahu kenapa dalam enam bulan terakhir lampu disana mati, mungkin karena lampunya yang sudah tua, atau jaringan listrik diputus PLN,”paparnya pada Malang Post kemarin.

Menurut mantan ketua RW 14 Perumahan Graha Gardenia tersebut, kondisi ini sangat mempengaruhi aktivitas warga, khususnya yang bekerja di malam hari. Lantaran dinilai dengan kondisi yang gelap akan sangat rawan memicu berbagai tindakan kejahatan.

”Yang pasti lampu mati di akses jalan masuk tersebut, membuat kami warga sedikit kuatir saat akan keluar atau masuk ke komplek perumahan. Apalagi jalan itu kan akses satu-satunya,”jelas pria ramah ini.

Sementara itu ditambahkan Tuhu Priyono warga lain dari tiga perumahan tersebut. Bahwa bukan hanya mengundang, namun kondisi gelap juga telah menimbulkan adanya tindak kejahatan. Dimana beberapa waktu yang lalu bahkan sempat terjadi percobaan perampokan tepat di akses jalan masuk ke tiga perumahan tersebut. Dan tentu kondisi tersebut ditambahkan Tuhu, wajib mendapatkan perhatian dari warga dan pemerintahan desa.

”Sudah ada bukti kejahatan terjadi kok. Tentu kondisi ini harus segera disikapi oleh pemerintah terkait, kalau tidak mungkin kejahatan-kejahatan yang lain akan menyusul. Disamping kejahatan, jalanan disitu kan juga rusak, tentu ini bisa mengundang kecelakaan,”bebernya lebih lanjut.

Ditambahkan Sudirman, tokoh masyarakat Bulu Rejo.Bahwa matinya lampu sepanjang jalan ini banyak membuat masyarakat, sekitar jadi banyak berpikir ketika akan melakukan aktifitas di malam hari, karena merasa was-was dengan kondisi gelap yang ada di jalan, yang biasa disebut dengan Jalan Raya Bulu Rejo tersebut.

“Tidak hanya perumahan saja mas yang kuatir, kami-kami yang tinggal di Bulu Rejo ini juga jadi was-was kalau mau keluar di malam hari. Kami berharap agar segera ada solusi dari pihak-pihak terkait”jelas Sudirman.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Sapto Renggo Suhartono menyatakan bahwa lampu jalan tersebut merupakan tanggung jawab dari pengembang tiga perumahan tersebut Yakni PT. Kharisma Banjar Arum. Dan menurut Hartono penyebab matinya lampu tersebut selama beberapa bulan terakhir dikarenakan aliran listriknya sudah diputus oleh PLN. Lantaran belum terbayarnya tagihan.

”Hingga saat ini belum ada penyerahan lampu tersebut kepada pihak desa. Jadi saat ini lampu jalan masih menjadi tanggungan PT. Kharisma Banjar Arum.Dan dari informasi yang saya terima matinya lampu tersebut lantaran belum terbayarnya rekening listrik mereka, yang kalau tidak salah nominalnya sebesar Rp 921 ribu,”bebernya pada Malang Post

Dijelaskan lebih lanjut oleh Hartono, keengganan PT Kharisma Banjar Arum untuk membayar rekening listrik, dikarenakan pihak pengembang tiga perumahan yakni Sapto Raya, Valencia dan Gardenia tersebut ingin mengajak dua perumahan baru yang berada di kawasan tersebut yakni Bandara Ertina Residence danManau Residence untuk bekerjasama membayar tagihan listrik pada PLN setiap bulannya.

”Kami sudah memberikan peringatan pada PT. Kharisma Banjar Arum, dan mereka memberikan jawaban karena ingin mengajak dua pengembang baru yang ada untuk bersama-sama bisa menanggung tagihan listrik. Saat ini kami sendiri dari pihak desa sedang mengupayakan mediasi diantara para pengembang. Mungkin hari Senin akan kami layangkan surat panggilan kepada tiga pengembang tersebut. Sehingga nantinya kami bisa duduk satu meja dan membicarakan permasalahan ini agar tidak semakin berlarut-larut, kan kasihan penduduk yang menjadi korban,”jelas Hartono secara panjang lebar.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • SUDIRMAN

    Masalah Air perumahan yg seharusnya dikelolah PDAM, oleh Kepala Desa Bambang RH (Bambang TOGEL) dinyatakan sebagai Milik Desa. Apa-apaan itu, karena menurut Pasal 33 itu adalah bertentangan,/ PJU Desa, tidak bisa melakukan Lobby ke Dinas Bina Marga / Sementara Pak Kades, menyuruh Warga nya untuk mencoblos Gambar Bupati Rendra../ Tanpa Imbalan serta Kompensasi apapun, itu hanyalah pembodohan saja pakTogel.
    Warga Perumahan Saptoraya, Gardenia, Valensia, banyak mengadu ke saya, atas masalah yg semakin bertumpuk di desa…. Warga jangan hanya anda kelabuhi dengan semuanya.. Tidak cukup hanya datang lalu duduk manis saja, Selesaikan masalah dengan PINTAR !! bukan dengan membodohi Warga pak Togel !!

  • SUDIRMAN

    Saat Ini Kepala Desa Saptorenggo (Bambang Togel) sedang menjalankan Praktek ‘Cari Muka’..karena sedang ada Pemilihan Bupati, dan sekiranya Pilihan Rendra Menang di Desa maka akan ada Kompensasi ‘pelicin’ Ratusan Juta yg akan mampir di tangan Bambang Togel…
    Saya mendengar bahwa MusrenbangDes…hanya akal-akalan saja untuk mendapatkan Dana Bantuan…Pak Suhit gak bisa menunjukkan LPJ dari Musrenbangdes Tahun lalu… sedangkan Bambang mengatakan ke Bupati bahwa Musrenbang telah berjalan baik serta dana akan ditilep…
    Perhatikan saja pak kades Togel, PJU sepanjang Jalan desa kami…
    keluhan Warga perumahan Saptorarya/Gardenia/Valensia ttg masalah Air, yg katanya sampeyan hambat… / Desa ini gak butuh kepala desa yg memalsukan Tanda Tamat Belajar, kalau hanya itu, ada Sugiman, Pak Gun, Ustad Sholi dll yg lebih Pinter daripada orang yg cuma bisa Nggabrus pak bambang Togel !!
    Tolong nggih sampyan perhatikan Keluhan warga semua… jangan hanya pesta kembang Api / Wayangan / Ludruk thok pak bambang Togel…

  • SUDIRMAN

    BUPATI RENDRA KRESNA, BUKAN ASLI & DILAHIRKAN DI MALANG, MAKA DARI ITU SEMUA KEBIJAKAANNYA NOL BESAR….. TAI TIKUS !!!
    COPOT GAMBARMU YG DI WENDIT ITU PAK ?!!
    WALAUPUN ITU DEKAT KAMPUNG ANDA (TIRTOMOYO) TAPI MASYARAKAT SEKITAR SAMPAI DAERAH PAKIS, GAK PERNAH MENDAPAT MANFAAT…!!!
    BARU SETELAH AKAN PILKADA BUPATI, KAMU GEMBAR-GEMBOR MINTA DIPILIH MELALUI LURAH2 SERTA SKPD YG SEMUANYA KAMU SUAP DUIT….
    JALAN SEPANJANGKALISARI SAMPAI PAKIS TEWUR PAK RENDRA !!! MANA KALAU MALAM PENERANGAN SANGAT MINIM..!! YG BANYAK GAMBARMU…MADEP MANTES !! SING GAK JELAS ARTINE.!! MADEP NGULON, MANTEP MILIH BUTO CAKIL THA ?!!

  • Samsul Anam

    Sekarang Warga Perumahan Saptoraya Gardenia serta Falensia, tidak memerlukan Air PDAM, karena air Di Perumahan kita sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan Semua Warga, PDAM juga tidak bisa menyelesaikan masalah Air, istilahnya PDAM Gak mampu, Karena Warga semua menyerahkan p[ersoalan Air sepenuhnya kepada pengelolah di perumahan. Kalau ada Ketua RT/RW yg mengatas namakan warga itu, mungkin hanya kepengen disanjung saja. Kalau tetep ngoto minta PDAM, maka Saluran Utama akan diputus Oleh warga Saptoraya yg memiliki Air itu. Pemasukan Air yang selama ini kita Nikmati dan Bagikan ke kas RW akan berkurang bila PDAM masuk. Saya sudah sosialisasi masalah itu ke warga-warga agar menolak PDAM. Biarlah HIdup Susah asal dikelolah Sendiri

  • Guest

    loh anda ngomong seperti kecirit pak Samsul///anda itu samsul pembuat Tong Air Karatan yg merk nya BADAK TEKNIK itu ?
    Sepak terjang anda sudah terdengar di Kampung2 kalo anda itu dekat dengan Bambang Togel. Hayoo ojo ngaku !! tak saduk ndasmu ngko

  • Ferr

    Jembut Sul… Awakmu iku akeh nggedabrus tok !!
    RW kok turun temurun ngrangkep dadi Boss e Mafia sisan.
    Gak nginep nang Rumah sakit tha awakmu ?

x close
suhartono kepala desa saptorenggo pakis kab malang dusun bulurejo desa saptorenggo perumahan graha gardenia di malang rw tirtomoyo pakis malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs