Dewan Mengaku Tidak Tahu Soal Box IPAL

Kamis, 8 September 2011 - 08:46 WIB • Dibaca 180 kali

Foto: malang post

KEDUNGKANDANG, MALANGRAYA.info – Keberdaan proyek Instalasi Pengolahan Limbah (IPAL) raksasa di Kelurahan Sawojajar tidak hanya belum tersosialisasi kepada semua warga yang akan dilalui IPAL, proyek yang menjadi pilot project Pemprov Jatim itu pun tidak disosialisasikan kepada wakil rakyat. Komisi C DPRD Kota Malang yang membidangi pembangunan belum mengetahui proyek besar itu.

Baca Juga

Wakil ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Saiful Rusdi belum mengetahui adanya proyek besar pembangunan Ipal raksasa yang akan digunakan untuk 1000 rumah di Kelurahan Sawojajar. Meski proyek besar tidak ada papan informasi pembangunan proyek yang dipasang pelaksanan pembangunan di lokasi pembangunan. Informasinya, proyek itu membutuhkan dana mencapai Rp 10 miliar.

“Koordinasi pembangunan itu yang daerah seringkali di lewati. Kami di dewan pun belum pernah disampaikan atau disosialisasikan adanya pembangunan Ipal yang besar itu. Meski proyek itu milik Pemprov atau pusat, daerah harusnya tetap dilakukan koordinasi dan sosialisasi yang baik," kata Saiful Rusdi kepada Malang Post, kemarin.

Mantan ketua Komisi D DPRD Kota Malang itu mempertanyakan alasan pelaksana pembangunan tidak memasang papan informasi pelaksanaan proyek yang dilakukannya. Sesuai dengan aturannya, setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara baik APBD ataupun APBN harus memasang papan informasi pelaksanaan pembangunan yang dilakukannya mulai dari nama kegaiatan, volume, sumber dana dan besarnya dana yang digunakan. Keberadaan papan informasi itu akan menjadi sumber pengawasan bagi masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksaan program itu.

“Kalau tidak ada papan informasi pelaksanaan proyeknya seakan-akan ada informasi yang disembunyikan kepada masyarakat. Sesuai aturan, pelaksanaan proyek itu harus mencantumkan papan informasi pelaksanaan proyek yang dilakukannya," ungkapnya.

Terkait jalan yang ambles di bekas galian pipa Ipal, politisi PAN itu menegaskan, hal itu menjadi kewajiban pelaksana proyek untuk memperbaikinya kembali seperti semula. Pelaksanaan proyek harus sesuai dengan bestek yang direncanakan dari awal.
Karena itu, pihaknya akan mencari tahu keberadaan proyek Ipal raksasa di kawasan Kelurahan Sawojajar Kota Malang itu dari eksekutif, meskipun proyek itu didanai dari APBN.
“Kami akan bertanya pada eksekutif terkait proyek Ipal yang tengah dibangun saat ini di Sawojajar. Selama ini, baik Dinas PU dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Malang belum pernah menyampaikan hal itu," tambahnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Editor : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs