PNS RSSA Terbanyak Mangkir

Selasa, 6 September 2011 - 08:35 WIB • Dibaca 127 kali

ILUSTRASI - Foto: antara

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Moratorium tidak ada lagi penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) agaknya perlu benar-benar diwujudkan. Buktinya, meski telah diberi cuti lebaran cukup panjang, PNS Pemprov Jatim yang tidak masuk kerja hari pertama kemarin, angkanya cukup mengejutkan, yaitu 1.094 PNS.

Baca Juga

Lebih mengejutkan lagi, data tertinggi PNS Pemprov Jatim yang tidak masuk kerja justru dikuasai seluruh rumah sakit milik Pemprov Jatim. Padahal, SKPD yang bergerak di pelayanan untuk masyarakat ini seharusnya menjadi contoh SKPD-SKPD lainnya. Dari data yang dihimpun Malang Post menyebutkan, daftar PNS tidak masuk kerja pasca lebaran dilakukan PNS RS Saiful Anwar Malang. Sedikitnya 277 PNS, Senin kemarin, tidak masuk kerja dengan berbagai alasan.

Urutan kedua PNS tidak masuk kerja dimiliki RS Soedono Madiun yaitu 215 orang. Disusul RS Haji Sukolilo Surabaya 184 PNS, lalu RS Jiwa Menur 77 PNS dan terakhir RS dr Soetomo 'hanya' 73 PNS.

"Laporan yang masuk ke kami datanya seperti itu. Meski sudah ditandatangani kepala SKPD-nya masing-masing, tapi kami tetap akan melakukan pengecekan," tandas Ahmad Sukardi, Asisten IV Bidang Administrasi Umum kepada Malang Post di kantornya, Senin siang.

Sukardi, yang mantan Kadispenda Jatim ini, tidak menujukkan bukti-bukti otentik terkait alasan PNS yang kemarin tidak masuk kerja. Sukardi hanya menunjukkan data dari seluruh SKPD Pemprov Jatim, yang diterimanya sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelum memaparkan laporannya itu, Surkardi telah mendampingi Soekarwo dan Saifullah Yusuf melakukan sidak di Pemprov Jatim. Sidak yang dilakukan pasca upacara dan hanya di tiga biro (biro umum, biro humas dan biro administrasi & ekspedisi) terkesan diada-adakan.

Karena, saat upacara Senin pagi, Soekarwo telah menyatakan tidak akan keliling biro-biro dan cukup bertemu stafnya di lapangan upacara. Sedang dilingkungan SKPD, Soekarwo hanya cukup mengumpulkan kepala SKPD ke ruang Binaloka di Jl. Pahlawan Surabaya.

"Kami akan evaluasi dulu, apa dan bagaimana sanksi yang harus diberikan untuk pegawai yang tidak masuk kerja. Jumlahnya berapa, tunggu laporan dari seluruh SKPD dulu," kilah Soekarwo, Gubernur Jatim saat sidak di tiga biro, Senin pagi.

Sementara itu ketika didesak soal sanksi untuk PNS yang tidak masuk kerja, Surkadi menyebutkan, data yang sudah masuk tidak menunjukkan adanya kesalahan. Artinya, semua PNS memiliki alasan yang bisa dipertanggung jawabkan.

"Bukan mbolos. Tapi tidak masuk kerja, dengan alasan tertulis. Karena itu, belum bisa diberikan sanksi. Dari data ini juga, kami tetap melakukan pemantauan pada masing-masing SKPD soal kebenaran datanya,"' tandas lelaki berdarah Madura ini.

Urutan PNS tidak masuk kerja tertinggi berikutnya dimiliki empat SKPD dan satu biro. Pegawai Satpol PP Jatim ada 49 orang tidak masuk kerja, Balai Diklat Jatim 30 orang, Dinas Pemuda & Olahraga 26 orang dan Biro Umum sebanyak 29 orang.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
rssa berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs